Alur cerita dalam novel yang kontroversi itu juga diakui adalah kisah yang terjadi dalam hidup Lin Yi-Han.
"Rasa sakit yang dialami putri kami, setan yang dia hadapi, dan alasan dia tidak dapat disembuhkan bukan karena depresi tapi sejak dia mengalami pelecehan seksual delapan atau sembilan tahun yang lalu," tulis mereka di akun penerbit, seperti dikutip dari Buzzfeed, Jumat (2/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penulis asal Taiwan Lin Yi-Han Foto: Istimewa |
Dia menuliskan novel tersebut dengan pesan khusus, mungkin di luar sana adalah ada Fang Si-chi yang lain.
Baca Juga: Jadi Kontroversi, Penulis Taiwan Bunuh Diri Usai Novelnya Best Seller
"Lin Yi-Han berharap orangtua, pria, perempuan, dan setiap laki-laki manapun memelihara Fang Si-chi dengan hangat dan memberlakukan dengan baik," lanjutnya.
Dari pernyataan kedua orangtua Lin Yi-Han, pun melakukan penyelidikan. Netizen pun melakukan pencarian di media sosial Taiwan dan menemukan kemungkinan karakter guru yang disebutkan Lin Yi-Huan adalah pengajar di sekolahnya Chen Hsing.
Lewat media sosial, akun Chen Hsing dihujat netizen. Dia dicap sebagai 'guru sesat' dan sekolah pun membatalkan semua kelasnya. Namun pada 9 Mei lalu, Chen memberikan pernyataan lewat pengacaranya.
Dia mengatakan mengajar Lin Yi-Han pada Februari 2009 dan tidak berkencan sampai dia berumur 18 tahun. Mereka mengakhiri hubungannya dua bulan setelah orangtua menolak Chen karena dia adalah pria yang sudah menikah. "Apa yang dituliskan Lin di bukunya tidak berdasarkan kejadian nyata dan saya tidak ada sangkut paut dengan depresi Lin," kata Chen Hsing.
Sampai saat ini, kasus bunuh diri Lin Yi-Han masih diselidiki pihak kepolisian.
(tia/doc)












































Penulis asal Taiwan Lin Yi-Han Foto: Istimewa