Penulis Taiwan yang Bunuh Diri Usai Bukunya Laris, Ini Kata Penerbit

Penulis Taiwan yang Bunuh Diri Usai Bukunya Laris, Ini Kata Penerbit

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 02 Jun 2017 11:42 WIB
Penulis Taiwan yang Bunuh Diri Usai Bukunya Laris, Ini Kata Penerbit
Foto: Istimewa
Jakarta - Sehari setelah kematian penulis asal Taiwan Lin Yi-Han yang bunuh diri, pihak orangtua melalui penerbit mengeluarkan pernyataan. Mereka mengakui karakter dalam novel 'Fang Si-chi's First Love Paradise' adalah putrinya sendiri.

Alur cerita dalam novel yang kontroversi itu juga diakui adalah kisah yang terjadi dalam hidup Lin Yi-Han.

"Rasa sakit yang dialami putri kami, setan yang dia hadapi, dan alasan dia tidak dapat disembuhkan bukan karena depresi tapi sejak dia mengalami pelecehan seksual delapan atau sembilan tahun yang lalu," tulis mereka di akun penerbit, seperti dikutip dari Buzzfeed, Jumat (2/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Orangtua Lin Yi-Han pun sempat membagikan pernyataan lewat aplikasi pesan lainnya. "Novel 'Fang Si-chi's First Love Paradise' adalah refleksi dari rasa sakit dan depresi anak perempuan kami yang dilecehkan oleh guru terkenal di sekolah cram ketika dia masih muda," tulis orangtua lagi.

Penulis asal Taiwan Lin Yi-HanPenulis asal Taiwan Lin Yi-Han Foto: Istimewa


Dia menuliskan novel tersebut dengan pesan khusus, mungkin di luar sana adalah ada Fang Si-chi yang lain.

Baca Juga: Jadi Kontroversi, Penulis Taiwan Bunuh Diri Usai Novelnya Best Seller

"Lin Yi-Han berharap orangtua, pria, perempuan, dan setiap laki-laki manapun memelihara Fang Si-chi dengan hangat dan memberlakukan dengan baik," lanjutnya.

Dari pernyataan kedua orangtua Lin Yi-Han, pun melakukan penyelidikan. Netizen pun melakukan pencarian di media sosial Taiwan dan menemukan kemungkinan karakter guru yang disebutkan Lin Yi-Huan adalah pengajar di sekolahnya Chen Hsing.

Lewat media sosial, akun Chen Hsing dihujat netizen. Dia dicap sebagai 'guru sesat' dan sekolah pun membatalkan semua kelasnya. Namun pada 9 Mei lalu, Chen memberikan pernyataan lewat pengacaranya.

Dia mengatakan mengajar Lin Yi-Han pada Februari 2009 dan tidak berkencan sampai dia berumur 18 tahun. Mereka mengakhiri hubungannya dua bulan setelah orangtua menolak Chen karena dia adalah pria yang sudah menikah. "Apa yang dituliskan Lin di bukunya tidak berdasarkan kejadian nyata dan saya tidak ada sangkut paut dengan depresi Lin," kata Chen Hsing.

Sampai saat ini, kasus bunuh diri Lin Yi-Han masih diselidiki pihak kepolisian.

(tia/doc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads