Buku ini pun dipersembahkan secara khusus buat para mahasiswa yang salah jurusan di kuliahnya. Di buku 'Unstoppable Hopes', ada langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengetahui passion dan cara-cara untik mengembangkannya.
"Salah jurusan bukanlah akhir dari segalanya. Sekalipun mereka salah jurusan, mereka tetap dapat berhasil, namun harus menemukan yang namanya passion, visi, dan purpose of life dalam hidup ini. Sehingga mereka dapat memenangkan pertandingan versi mereka sendiri," ujar Gloria, dalam keterangan yang diterima, Jumat (10/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bab-bab lain juga dibahas mengenai pendewasaan cara berpikir dan bersikap di tengah masyarakat. Serta mengajak para pembaca untuk terus berani bermimpi besar, berkarya, berprestasi, dan berkontribusi.
'Unstoppable Hopes' dilengkapi dengan lampiran liputan hasil wawancara orang-orang Indonesia yang telah berhasil sekalipun mereka salah jurusa. Di antaranya adalah Dewi Lestari (Penulis
buku Supernova), Gunawan Susanto (CEO IBM), Livi Zheng (sutradara yang berhasil masuk nominasi Piala Oscar), Billy Simpson (penyanyi dan pemenang "The Voice" Indonesia), Natasha Alexandra (Entrepreneur Gulaco), dan Diana Rikasari (Fashion Blogger).
Buku pertamanya terbit pada Oktober 2015 silam. Buku yang menceritakan pelajaran hidup semasa kuliah dan penemuan jati diri ini diceritakan dalam bentuk fiksi. Pengalaman Gloria pun telah diangkat dalam penerbitkan buku secara internasional dengan judul 'Investing in Young People' oleh UNFPA. Buku panduan 'Unstoppable Hopes' diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama (GPU).
(tia/mmu)











































