Laporan dari Frankfurt

Pameran Dagang Buku Terbesar di Dunia Digoyang Keroncong Bandung

Andi Saputra - detikHot
Senin, 24 Okt 2016 07:50 WIB
Foto: Andi Saputra
Frankfurt - Suhu Frankfurt yang menyentuh 7 derajat di siang hari cukup menusuk tulang. Tapi lapangan di tengah Frankfurt Messe dihangatkan musik keroncong kekinian yang diboyong dari Bandung.

"Antusiasnya oke banget," kata vokalis Cakravala Mandala Dvipantara, Safina Tiara Nadisa di penghujung pentas di Frankfurt Book Fair 2016, Jerman, Minggu (23/10/2016).

Dua hari terakhir menjadi pameran yang dibuka untuk umum. Ribuan muda-mudi Jerman yang tampil tumpah ruah di ajang pameran buku terbesar di dunia itu. Ratusan orang di antaranya silih berganti menikmati alunan musik dari Cakravala yang digeber sejak pagi hingga petang.

"Banyak yang nanya-nanya ini musik apa. Semoga menjadi tanda promosi kita lumayan berhasil," ucap Safina yang menutup penampilan dengan lagu Amba.

Dalam lima hari, mereka menyuguhkan 45 repotoar dengan komposisi Raag Of Javadwipa, Hujan Gerimis, Jali-jali-a New Wave Of Keroncong, Sound of Poetry, Jungkat Jungkit dan Jalan-jalan Sore.

Pameran Dagang Buku Terbesar di Dunia Digoyang Keroncong BandungFoto: Andi Saputra


Dalam pentasnya, Cakrawala Mandala Dvipantara (CMD) juga berkolaborasi dengan kelompok pencak silat Inti Raga Silibet yang diwakili Dani dan Asril Umay. Kesembilan anak muda yang terdiri dari Bintang Manira Manik, Safina Tiara Nadisa, Said Abdullah, Pangestu Hning Bhawana, Rifky Adam, Yudi Taryudi, Ganjar Purnama pun membuat FBF lebih hidup. Usai menutup pentas, tepuk tangan riuh dari pengunjung FBF dan di antaranya membeli DVD lagi tersebut.

"Kami pulang tanggal 30 Oktober karena habis ini kami akan tampil di Berlin dan Hamburg," ujar Bintang menambahkan sambil berkemas mengejar kereta.

(asp/tia)