ADVERTISEMENT

3 Galeri Seni Indonesia Meriahkan ART SG

Tia Agnes Astuti - detikHot
Rabu, 07 Sep 2022 18:03 WIB
ART SG 2023
Foto: Istimewa
Jakarta -

Gelaran bertaraf internasional, ART SG, siap berlangsung di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapura, pada 12-15 Januari 2023. Ada 3 galeri seni Indonesia yang terseleksi masuk dalam daftar jajaran eksibitor yang meramaikan.

Di antaranya adalah Gajah Gallery (Singapore, Yogyakarta), ISA Art and Design (Jakarta, Yogyakarta), dan Lawang Wangi Creative Space (Bandung, Jawa Barat).

Noorani Sukardi, perwakilan tim ART SG asal Indonesia, mengatakan ketiga galeri seni Tanah Air bakal menampilkan karya sekaligus seniman-seniman representasi terbaiknya.

"Kami sudah menyiapkan art fair ini sejak tahun lalu tapi karena saat itu masih pandemi dan banyak yang masih sangsi dengan pembatasan perjalanan dari masing-masing negara, ketika tahun ini pembatasan sudah lebih longgar galeri mulai berbondong-bondong mendaftar tapi hanya 3 galeri seni Indonesia yang pasti ikut," ungkapnya saat ditemui di kawasan SCBD, Sudiman, Jakarta Selatan.

Tapi, lanjut Noorani, kemungkinan banyak galeri seni internasional lainnya yang juga bakal merepresentasikan seniman dari Indonesia.

"Biasanya beberapa galeri ada yang mendukung seniman lokal, dengan Arario Gallery atau Mizuma Gallery," sambungnya.

ART SG yang digelar pertama kalinya menampilkan berbagai program menarik dari 4 sektor. Sektor utama menghadirkan FOKUS atau galeri seni yang menampilkan pameran seniman solo atau duo dengan tema tertentu.

Bagian FUTURES didedikasikan untuk mendukung galeri seni di bawah usia 6 tahun dengan eksibisi yang dibuat khusus untuk Art SG. Bagian lainnya REFRAME untuk galeri seni yang menyajikan seni dengan teknologi digital meliputi lukisan, animasi, karya seni instalasi imersif, augmented atau virtual reality, dan NFT.

Ada 150 galeri seni dari mancanegara yang meramaikan edisi perdana Art SG. Sebagai pusat seni di kawasan Asia Tenggara dan rumah bagi beberapa ekonomi dengan di dunia, Singapura berkembang pesat dalam ranah seni dan budaya.

"Sebagai pameran seni paling selektif dan terbesar di Asia Tenggara, peluncuran Art SG akan menciptakan momen yang menentukan lanskap budaya Asia," tutur Co-Founder Art SG, Magnus Renfrew.



Simak Video "Potret Malam Affandi, Pameran 32 Tahun Kematian Sang Maestro Lukis"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT