ADVERTISEMENT

ART SG Siap Digelar Januari 2023, Tampilkan 150 Galeri Seni Bergengsi

Tia Agnes Astuti - detikHot
Rabu, 07 Sep 2022 16:40 WIB
ART SG 2023
Foto: Istimewa
Jakarta -

Pameran seni bertaraf internasional bernama ART SG siap digelar untuk pertama kalinya di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapura, pada 12-15 Januari 2023. ART SG yang diorganisir oleh The Art Assembly bakal menampilkan 150 galeri seni di 30 negara bergengsi di dunia.

ART SG juga menjadi pertemuan antara kolektor seni di Asia Tenggara dan mancanegara yang memperlihatkan lanskap seni budaya dunia. Co-Founder ART SG, Magnus Renfrew, mengatakan sebagai penyelenggara pihaknya punya partisipasi galeri yang berpengaruh di dunia dan Asia Tenggara.

"Kami harap bisa menghubungkan antara skena Asia Tenggara dan dunia. Kami juga punya area yang lebih luas sebanyak dua lantai di Marina Bay Sands selama 5 hari dan ini benar-benar art fair yang besar," kata Magnus Renfrew saat temu media terbatas di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta.

Magnus Renfrew bersama tim ART SG melakukan roadshow ke beberapa kota di Asia untuk mempromosikan penyelenggaran yang perdana. Jakarta dipilih sebagai kota pertama untuk memulai roadshow ART SG.

"Kami akan ke Bangkok lalu Manila. Jakarta adalah kota persinggahan pertama kami untuk mempromosikan ART SG karena kami melihat kota ini penting dalam skena seni Asia dan dunia," ungkap Magnus.

ART SG 2023Co-Founder ART SG, Magnus Renfrew dan Direktur Shuyin Yang. Doc.Joyce Yung Foto: Istimewa

Magnus juga menjelaskan ada beberapa program utama dalam penyelenggaraan ART SG. Sektor utama menghadirkan FOKUS atau galeri seni yang menampilkan pameran seniman solo atau duo dengan tema tertentu.

Bagian FUTURES didedikasikan untuk mendukung galeri seni di bawah usia 6 tahun dengan eksibisi yang dibuat khusus untuk Art SG. Bagian lainnya REFRAME untuk galeri seni yang menyajikan seni dengan teknologi digital meliputi lukisan, animasi, karya seni instalasi imersif, augmented atau virtual reality, dan NFT.

"Yang menarik juga adalah kami menyediakan sektor film dan menampilkan seni video dari para sutradara kenamaan dunia," sambung Magnus.

Selain Magnus, ada tim profesional lainnya yang berpartisipasi menyukseskan ART SG. Di antaranya adalah kolektor Deddy Kusuma, Arif Suherman, Irene Tedja sampai Priscilla Masagung yang menjadi advisory Board dari Indonesia.

Galeri yang berpartisipasi berasal dari Tokyo, Singapura, New York, Paris, London, Seoul, Milan, Istanbul, Helsinki sampai Seoul, Busan.

Dari 150 galeri seni tersebut, ada 3 galeri yang berasal dari Indonesia. Di antaranya adalah Gajah Gallery (Singapore, Yogyakarta), ISA Art and Design (Jakarta, Yogyakarta), dan Lawang Wangi Creative Space (Bandung, Jawa Barat).



Simak Video "Potret Malam Affandi, Pameran 32 Tahun Kematian Sang Maestro Lukis"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT