5 Fakta Hari Museum Internasional, Dirayakan Setiap 18 Mei

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 18 Mei 2022 16:21 WIB
Memasuki libur hari kedua, Wisatawan mulai mendatangi objek wisata Kota Tua, Jakarta, Kamis (29/10/2020). Libur panjang dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah seperti ini biasanya kawasan wisata kota tua selalu dibanjiri oleh pengunjung.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Setiap 18 Mei, para pencinta museum memperingati Hari Museum Internasional. Perayaan bagi masyarakat yang gemar datang ke museum ditetapkan oleh International Council of Museum (ICOM).

Melalui situs resmi ICOM, peringatan Hari Museum Internasional punya tujuan khusus untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya museum.

"Museum adalah sarana penting untuk pertukaran dan pengayaan budaya, serta menjadi pengembangan untuk kerja sama dan perdamaian di antara masyarakat," tulis ICOM dalam keterangan resminya.

Berikut 5 fakta soal Hari Museum Internasional seperti dirangkum redaksi detikcom:

1. Sejarah

Dari data situs ICOM, Hari Museum Internasinal pertama kali diperingati pada 18 Mei 1977. Tahun ini, memasuki penyelenggaraan ke-45.

Perayaan Hari Museum Internasional pun menjadi perhatian global untuk meningkatkan kesadaran mengenai peran museum. Museum-museum di seluruh dunia pun kerap membuat berbagai acara untuk memeriahkannya.

2. Tema Tahun Ini

Setiap tahunnya, Hari Museum Internasional punya tema untuk dirayakan dan kali ini adalah Kekuatan Museum.

Dalam situsnya, ICOM mengatakan museum punya kekuatan untuk mengubah dunia di sekitar manusia dan menjadi tempat untuk peneuan tak tertandingi.

"Museum adalah mitra strategis dalam implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebagai aktor kunci dalam komunitas lokal, museum berkontribusi pada berbagai Tujuan, yang mencakup pengembangan arus pendek dan ekonomi sosial dan penyebaran informasi ilmiah tentang tantangan lingkungan," tulis ICOM.

3. Museum Pengubah Dunia

Dari tema Hari Museum Interasional tahun ini yang berjudul The Power of Museums, tema ini memiliki tujuan agar museum punya kekuataan untuk mengubah dunia di sekitar kita.

"Sebagai tempat penemuan yang tak tertandingi, museum mengajari kita tentang masa lalu dan membuka pikiran terhadap ide-ide baru," tulis keterangan ICOM.

4. 37 Ribu Museum Berpartisipasi

Setiap tahunnya tercatat lebih dari 37.000 museum dari 158 negara yang berpartisipasi meramaikan.

Di Indonesia, salah satunya yang ikut memeriahkan adalah Museum Sumpah Pemuda, Jakarta Pusat.

5. Museum di Indonesia

Di Indonesia, ada sejumlah museum terpopuler dan kerap menjadi lokasi destinasi wisatawan Tanah Air.

Mulai dari Museum Angkut di Batu, Malang, Jawa Timur dan The Blanco Renaissance Museum di Ubud, Bali, Museum Ullen Sentalu Yogyakarta, Museum House of Sampoerna Surabaya hingga Museum Tsunami Aceh.

Di Ibu Kota ada Museum Nasional Indonesia atau Museum Gajah, Museum Fatahillah Jakarta Pusat, Monumen Nasional atau Monas sampai Museum MACAN di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.



Simak Video "Ada Pameran Fosil Purbakala, Koleksi Museum Tambaksari Ciamis"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)