Sensasi Berbeda di Museum MACAN, Ajak Pengunjung Jangan Takut Eksplorasi

ADVERTISEMENT

Sensasi Berbeda di Museum MACAN, Ajak Pengunjung Jangan Takut Eksplorasi

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 14 Apr 2022 11:56 WIB
Perupa Theresia Agustina Sitompul di Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN
Foto: Courtesy of Museum MACAN
Jakarta -

Museum MACAN Jakarta kembali menghadirkan sensasi berbeda di ruang seni anak Kembara Biru. Ruang yang diciptakan oleh perupa grafis senior asal Yogyakarta, Theresia Agustina Sitompul, itu menampilkan fokus utama cetak karbon sebagai proses kreatif.

Pendiri studio Grafis Minggiran itu mengatakan Kembara Biru ingin mengajak anak-anak berkreativitas tanpa batas.

"Harapannya agar anak-anak tidak takut untuk mengeksplorasi, saya selalu menekankan itu dalam karya-karya saya," katanya.

"Jangan takut untuk mengeksplorasi, jangan takut ini salah atau benar. Mereka (anak-anak juga bisa lebih percaya diri juga karena kreativitas itu tanpa batas," sambungnya lagi.

Kembara Biru merespons peralihan kegiatan yang terjadi di rumah sejak merebaknya pandemi. Saat ini, rumah beralih fungsi menjadi lokasi bersosialisasi, kantor, maupun sekolah bagi anak-anak.

Banyaknya fungsi itu juga menjadikan Theresia sebagai seorang ibu, pendidik, sekaligus perupa. Pameran seni Kembara Biru terinspirasi dari refleksinya pengalaman sang perupa selama berada di rumah ketika masa pembatasan sosial.

Dia memanfaatkan kertas karbon sebagai material artistik utama dengan benda kecil sehari-hari seperti kancing dan perbang. Dia mencoba untuk menjauhkan anak-anak dengan layar digital dan menjelajahi lingkungan rumah mereka.

Pencinta seni yang menyambangi Museum MACAN akan menemukan karya seni instalasi patung besar yang terbuat dari campuran bahan kain yang ringan. Ruang seni bakal berbentuk seperti awan dengan langit berwarna biru terang.

"Material yang saya gunakan adalah cetakan karbon yang menggunakan kertas karbon. Untuk seusia saya, kertas karbon itu untuk merekam memori dan bisa membuat sejarah," katanya.

Director Museum MACAN Aaron Seeto, mengatakan ruang seni anak komisi UOB Museum MACAN sudah terjalin sejak 2017.

"Ketika kita mengembangkan ruang seni anak, kami ingin membuatnya yang menyenangkan dan penuh tantangan bagi anak-anak. Saat pandemi melanda, ruang seni anak sepenuhnya ditutup. Dengan menghadirkan karya seni Theresia Agustina Sitompul, kita bakal merasa berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dia sebagai ibu, masyarakat, dan juga seniman," pungkasnya.

Pameran Kembara Biru bakal berlangsung pada 9 April 2022 sampai 30 Oktober 2022.



Simak Video "Museum Macan, Mengenang Masa Kecil Dengan Permainan Tradisional Masa Lalu, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT