ADVERTISEMENT

Sindiran Komik Grontol soal Kartel Minyak Ketemu di Neraka

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 22 Feb 2022 09:35 WIB
Komik Grontol
Foto: Komik Grontol/ Istimewa
Jakarta -

Tak hanya tahu dan tempe saja yang menjadi barang langka sejak kemarin, namun satu bulan terakhir ada kebutuhan lainnya yang mengalami nasib sama. Adalah minyak goreng yang selama beberapa bulan ke belakang harganya melambung naik dan membuat geger.

Isu mengenai adanya kartel minyak goreng yang menjadi penyebab di balik kelangkaan di Indonesia membuat kita sebagai masyarakat Indonesia gigit jari. Di tengah situasi tersebut, komikus yang dikenal di Instagram dengan nama Komik Grontol membuat sindiran dengan situasi tersebut.

Dalam komik berlatarkan situasi di neraka itu, seorang petugas menyambut warga yang hadir.

"Selamat datang di neraka!" ucap petugas tersebut.

Kemudian petugas itu bertanya soal dosa si manusia ketika berada di dunia. Eh, ada seorang ibu-ibu yang muncul dengan raut muka marah sambil berkata, "Dia menimbun sejuta liter lebih minyak goreng hingga bikin makin langka."

Halam komik berikutnya menggambarkan dua orang petugas neraka yang tampak seperti ibu-ibu sedang menyirami tubuh si pendosa dengan minyak goreng.

"Azab penimbun minyak goreng, digoreng krispi di neraka," tulis narasi di dalam komik.

Tentu saja, sindiran itu disukai penggemar Komik Grontol. Di kolom komentar, banyak yang setuju dengan penggambaran sindiran yang berjudul 'Azab' tersebut.

"Setan aja Rispek," tulis @shaktiuseh.

"Mudah-mudahan beneran bisa digoreng crispy," tambah @aprilia_chansa.

"Digoreng krispi, habis itu di test kriuk," timpal lainnya.

"Pengen dosa takut ketawa," kaa @uqirac***.

Komik strip humor Grontol (Gurauan Orang Tolol) dibuat oleh Laste sejak Maret 2018. Komik digital yang diunggah di akun @komikgrontol kerap membuat narasi atau cerita humor yang menggelitik.

Laste mengatakan ingin pengikutnya di Instagram bisa menikmati selentingan kisah hidup di sekitar dengan bumbu konyol.

"Saya mau mengajak pembaca untuk tidak terlalu serius menjalani hidup ini," kata Lase.

Humor diakui sang komikus adalah pilihan untuk menjadi lebih rileks. "Karena hidup sudah terlalu serius, humor bisa jadi pilihan rileks sejenak menyegarkan pikiran," pungkasnya.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Komik Digital yang Mendidik, Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT