Perdana Main Monolog, Chicco Jerikho Langsung Perankan 6 Karakter Berbeda

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 21 Sep 2021 09:05 WIB
Chicco Jerikho dalam Monolog Amir, Akhir Sebuah Syair
Chicco Jerikho dalam monolog Di Tepi Sejarah Foto: Titimangsa Foundation
Jakarta -

Aktor Chicco Jerikho jadi salah satu pemain yang berkolaborasi dalam seri monolog Di Tepi Sejarah. Berperan dalam monolog berjudul Amir, Akhir Sebuah Syair, pemain Filosofi Kopi itu tak tanggung-tanggung memerankannya.

Bukan satu atau dua karakter saja, namun Chicco Jerikho sekaligus berperan dalam enam karakter.

Chicco Jerikho menceritakan awalnya ada tiga karakter yang diperankan tapi sejalannya waktu menjadi enam karakter.

"Awalnya ada 3 karakter, Amir Hamzah, seorang misterius, dan Ijang Widjaja. Tapi karakter bertambah, misalnya Ijang dibagi dua saat depresi dan masih normal," tutur Chicco saat jumpa pers virtual, Senin (20/9/2021).

Begitu juga dengan Amir Hamzah saat masih hidup dan Amir sebagai arwah. Untuk karakter orang misterius, Chicco pun harus menjadi peran sebagai bangsawan dan rakyat.

Chicco Jerikho dalam Monolog Amir, Akhir Sebuah SyairChicco Jerikho dalam Monolog Amir, Akhir Sebuah Syair Foto: Titimangsa Foundation

"Ini proses pembelajaran yang luar biasa, saat awal terima skrip, naskah bagus banget tapi aku bingung gimana cara hapalinnya. Baca 3 hari nggak masuk-masuk ke kepala, sampai pikir saya kayaknya nggak mampu," tutur Chicco.

Tak hanya harus menghapal dialog saja, namun Chicco juga harus membawakannya dengan penuh rasa.

"Dalam proses ini aku dibantu oleh sutradara Heliana Sinaga yang juga cara menghapalnya sama seperti Laura Basuki. Saat datang pertemuan pertama, saya belum hapal sama sekali," katanya tertawa.

Chicco Jerikho dalam Monolog Amir, Akhir Sebuah SyairChicco Jerikho dalam Monolog Amir, Akhir Sebuah Syair Foto: Titimangsa Foundation

Monolog terakhir Amir, Akhir Sebuah Syair tentang Amir Hamzah (Chicco Jerikho) yang hidup di masa revolusi sosial di Indonesia. Di akhir hidupnya, ia dipancung oleh seorang algojo bernama Ijang Widjaja, yang merupakan guru silat Amir di masa kanak-kanak.

Ijang dipenjara akibat keterlibatannya sebagai algojo. Tapi ia dibebaskan setelah menjalani beberapa tahun hukuman dan menjadi gila lantaran tak mampu menanggung rasa bersalah yang terus menghantuinya.

Selain monolog Amir, Akhir Sebuah Syair, seri monolog Di Tepi Sejarah juga mengangkat tiga tokoh lainnya yang berada di tepian sejarah bangsa. Mereka adalah Muriel Stuart Walker atau Kentut Tanri (diperankan Chelsea Islan), Riwu Ga (Arswendy Bening Swara), dan The Sin Nio (Laura Basuki).



Simak Video "Chicco Jerikho Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/pus)