Andy Warhol Kalah dalam Perang Gugatan dengan Fotografer

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 31 Mar 2021 09:37 WIB
Andy Warhol
Seniman kontroversial Andy Warhol Foto: AP Photo/Richard Drew, File
Jakarta -

Sepeninggal seniman Andy Warhol yang meninggal 22 Februari 1987, ada banyak kisruh dan gugatan terhadap karya seninya yang masih berjalan. Salah satunya adalah permasalahan dengan foto-foto Prince yang dijepret oleh seorang fotografer.

Pengadilan banding Amerika Serikat kini memihak jepretan fotografer tentang sengketa hak cipta tersebut. Dalam surat pengadilannya, karya seni yang dibuat Warhol sebelum kematiannya sebenarnya adalah karya asli dari fotografer Lynn Goldsmith.

Selama 4 tahun belakangan, sang fotografer bertarung gugatan dengan Yayasan Seni Visual Andy Warhol.

"Yayasan ingin menggunakan foto saya tanpa meminta izin atau membayar apa pun untuk pekerjaan itu," ungkap Goldsmith dilansir dari berbagai sumber.

Goldsmith pun melawan tuntutan tersebut untuk melindungi hak karya seninya tersendiri. Sudah selayaknya fotografer dan seniman visual melisensikan karya kreatif mereka.

"Kita tidak tahu kapan dan bagaimana karya seni kita dieksploitasi oleh pihak lain," katanya.

Andy Warhol diketahui menciptakan 16 karya seni berdasarkan foto-foto Prince di tahun 1981 yang dijepret Goldsmith. Di masanya, ia dikenal sebagai fotografer perintis yang terkenal dengan potret musisi terkenal.

Seri Andy Warhol itu memuat 12 lukisan silkscreen, dua sablon di atas kertas dan dua sketsa. Sang fotografer tidak menentang kalau Andy Warhol terinspirasi oleh jepretannya sampai karya seni itu diakuisisi oleh berbagai galeri, pedagang seni, dan Museum Andy Warhol.

Ia hanya ingin karya tersebut juga dibayarkan kepada dirinya sesuai nominal yang berlaku di pasaran.

Setelah putusan banding dari pengadilan Amerika tersiar, Goldsmith mengaku akhirnya merasa puas dengan keputusan tersebut.

Sengketa ini muncul setelah kematian Prince pada 2018 ketika Yayasan Seni Visual Andy Warhol melisensikan penggunaan seri Warhol's Prince ke dalam majalah untuk menghormati sang musisi. Salah satu kreasi Warhol ada di sampul majalah namun tidak mencantumkan nama Goldsmith.



Simak Video "Italia Kembalikan Karya Seni Curian Saksi Bisu Tragedi 2015"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)