GNI Buka Pameran Tetap Virtual dengan Teknologi 360 Derajat, Ini Alasannya

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 17 Mar 2021 13:04 WIB
Galeri Nasional Indonesia Buka Pameran Tetap Secara Virtual
Galeri Nasional Indonesia buka pameran tetap koleksinya secara virtual Foto: Galeri Nasional Indonesia
Jakarta -

Mengawali tahun 2021, Galeri Nasional Indonesia (GNI) resmi membuka pameran tetap koleksi secara virtual. Kemasan lebih modern dengan teknologi 360 derajat menghadirkan nuansa yang tak menjemukkan mata bagi para pencinta seni.

Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto, mengatakan tur virtual yang dibuka hari ini mengajak para penikmat seni agar seolah-olah berada di dalam Galeri Nasional Indonesia.

"Kami memamerkan karya-karya penting yang dipajang di pameran tetap. Di saat pandemi seperti saat ini, kami ingin mencoba bersapa kepada kawan-kawan yang ada di mana pun juga. Kalau tidak bisa fisik, dengan cara seperti ini kami hadirkan secara online," tutur Pustanto, saat membuka tur virtual pameran tetap koleksi GNI, Rabu (17/3/2021).

Bersama tim kuratorial Galeri Nasional Indonesia, pihaknya selalu menghadirkan berbagai pembaharuan bagi publik.

"Harapannya karya-karya ini bisa menginspirasi supaya melacak jejak tokoh-tokoh seni rupa yang berkarya dan ada di Galeri Nasional Indonesia," katanya.

Tim Galeri Nasional Indonesia pun mencoba membuat tampilan pameran tetap dengan cara berbeda. Di era digital, koleksi-koleksi tersebut bisa diakses secara terbuka.

Galeri Nasional Indonesia Buka Pameran Tetap Secara VirtualGaleri Nasional Indonesia Buka Pameran Tetap Secara Virtual Foto: Galeri Nasional Indonesia

"Koleksi di tur virtual ini sebenarnya baru sekitar 10 persen saja, masih banyak karya penting lainnya dan kami coba untuk putar di periode pameran tetap berikutnya," sambung Pustanto.

Kurator Galeri Nasional Indonesia, Genia Krishbie, menambahkan koleksi-koleksi tetap milik GNI merupakan perpaduan antara sejarah seni rupa dan segala hal yang terjadi di Indonesia serta dirunut dalam berbagai periode.

"Kami lihat penting untuk tahu sejarah seni rupa tapi kami juga menjelaskan sejarah nasional yang terjadi di periode tersebut," katanya.

Dia pun melanjutkan, "Seolah-olah pengunjung bisa mendapatkan dua sejarah dan gambaran penting seni rupa menuju kultur modern."

Dalam tur virtual yang dipandu Bayu Genia, ada berbagai karya seni yang menjadi koleksi GNI merespons kondisi sosial Indonesia.

Galeri Nasional Indonesia Buka Pameran Tetap Secara VirtualGaleri Nasional Indonesia Buka Pameran Tetap Secara Virtual Foto: Galeri Nasional Indonesia

"Kita bisa melihat kaitannya. Peristiwa di dekade 1960an sekaligus ada konflik besar di politik. Bung Karno digoyang, lalu muncul ekspresi yang condong ke kiri dan ke kanan, atau peristiwa di tahun 1990an," tukasnya.

Pameran tetap koleksi GNI berada di lantai dua Gedung B namun untuk saat ini museum masih ditutup sementara waktu karena pandemi COVID-19.



Simak Video "Wah! Ada Festival Seni di Terminal Merak-Bakaheuni"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)