Seniman Ungkap Vaksinasi Massal Bisa Pulihkan Industri Seni Pertunjukan

Pradito Rida Pertana - detikHot
Rabu, 10 Mar 2021 13:19 WIB
Ratusan Seniman Yogyakarta Divaksinasi di PSBK Kasihan, Bantul, Yogyakarta
Ratusan seniman Yogyakarta divaksinasi massal hari ini Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi COVID-19 kepada 517 seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) Pedukuhan Kembaran, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Bantul. Lantas apa kata para seniman terkait vaksinasi tersebut?

"Terus terang ini bentuk langkah yang positif konkrit buat kami para seniman dan budayawan yang tinggal di Yogya. Kebetulan saya sudah 1,5 tahun di Yogya," kata sutradara film Hanung Bramantyo usai manjalani vaksinasi COVID-19 di PSBK, Bantul, Rabu (10/3/2021).

"Saya hijrah dari Jakarta ke Yogya selama pandemi, kebetulan anak-anak saya sekolah online lalu saya bawa ke Yogya dan mulai berkarya di Yogya," imbuh Hanung.

Hanung menceritakan juga bagaimana kondisi seniman khususnya filmmaker selama pandemi COVID-19. Ketika filmmaker yang biasanya setiap bulan bisa membuat film, video klip, dan segala macam sekarang kurang produktif karena situasi pandemi.

"Dengan adanya vaksin seperti ini sangat penting meskipun dampaknya tidak 100 persen bagi imunitas tubuh kita tapi setidaknya langkah konkret buat kita mengembalikan rasa percaya diri kita kembali ke lapangan tentu dengan prokes yang ketat dengan masker jaga jarak dan sebaginya," kata Hanung.

Ratusan Seniman Yogyakarta Divaksinasi di PSBK Kasihan, Bantul, YogyakartaRatusan Seniman Yogyakarta Divaksinasi di PSBK Kasihan, Bantul, Yogyakarta Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

"Karena kami budayawan, seniman filmmaker orang yang paling berdampak secara serius karena pekerjaan kami kan dianggap pekerjaan hiburan, pekerjaan yang tidak penting yang hanya sebagai kebutuhan tersier bukan primer, sekunder aja nggak," sambungnya.

Tak hanya itu, Hanung juga mengaku sempat menyampaikan uneg-uneg kepada Presiden Jokowi. Uneg-uneg itu terkait masih banyak pekerja film di Yogya yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19.

"Saya menyampaikan ada sekitar 2.000-2.500 pekerja film yang ada di Yogya dan sekitarnya. Mungkin ada di Malang, ada di Palu, ada di Makassar, saya menyampaikan semuanya ynga membutuhkan vaksin semuanya. Dengan adanya vaksin itu bisa kembali ke lapangan lagi dengan prokes," katanya

"Itu yang saya sampaikan ke Pak Jokowi dan Pak Jokowi menjawab, bahwa tidak mungkin penonton bisa datang ke gedung bioskop tanpa adanya vaksin. Jadi memang vaksin ini harus diunggulkan diutamakan," lanjut Hanung.

Simak video 'Terawan Ungkap Alasan Bikin Vaksin Nusantara':

[Gambas:Video 20detik]



(Baca tanggapan seniman lainnya soal vaksinasi massal di PSBK Yogyakarta)