Djakarta Teater Platform 2020 Tak Ada Matinya, Digelar saat Pandemi

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 20 Nov 2020 14:07 WIB
Djakarta Teater Platform 2020
Djakarta Teater Platform digelar pada 21-29 November 2020 Foto: Djakarta Teater Platform/ Istimewa
Jakarta -

Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta kembali menggelar Djakarta Teater Platform (DTP). Di tahun kelima penyelenggaraan, festival yang menjadi ruang pertemuan bagi pelaku seni teater dan penikmat seni terpaksa digelar secara virtual dan luring terbatas pada 21-29 November 2020.

Gelaran Djakarta Teater Platform kali ini mengusung tema JEDA yang merespons situasi pandemi yang mewabah di Indonesia sejak Maret.

"Tema JEDA membuat kita dipaksa mengambil waktu untuk berhenti di era percepatan teknologi dan masa kini yang semua serba cepat. Di masa pandemi seperti ini, kita dipaksa untuk mengatur napas untuk ke depannya gimana," kata Ketua Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Danton Sihombing, saat jumpa pers virtual, Jumat (20/11/2020).

Sejak penyelenggaraan pertama lima tahun yang lalu, Djakarta Teater Platform tidak ada matinya.

"Semoga DKJ terus mampu membangun kesadaran dan praktik tentang teater dan mampu membuat jaringan dari kinerja artistik kita, mengambil manfaat dari Djakarta Teater Platform," tambahnya.

Djakarta Teater Platform digelar secara daring melalui kanal YouTube DKJ mulai 21 November. Dendi Madiya dari Komite Teater DKJ mengatakan ada tiga hal program yang digelar tahun ini.

"Laboratorium penciptaan, produksi dan distribusi pengetahuan soal bidang teater, dan mencoba mengusahakan pencapaian kualitas karya lewat pertunjukan," katanya.

Djakarta Teater Platform 2020Djakarta Teater Platform 2020 Foto: Djakarta Teater Platform/ Istimewa

Dendi menceritakan sebenarnya di penyelenggaraan tahun ini, Komite Teater tadinya masih meraba-raba Djakarta Teater Platform kan digelar atau tidak.

"Di samping karena kondisi Corona, di bulan Agustus atau September belum ada kepastian tentang dana. Tapi akhirnya dana hibah bisa diturunkan dan Djakarta Teater Platform bisa terselenggara di akhir November," lanjut Dendi.

Secara khusus, Djakarta Teater Platform menampilkan pertunjukan karya panggung luar secara luring terbatas persembahan Teater SIM dengan karya Pembajak Makan Malam. Serta Teater Ghanta melalui karya Musim Ketiga: Tempat Terbaik di Dunia yang menawarkan uji coba karya adaptasi di masa pandemi.

"Seni pertunjukan secara proses dan presentasinya mengandalkan pertemuan fisik. Kita dihantam oleh wabah COVID-19, di saat yang sama ada peluang dibuka terhadap kemungkinan penciptaan teater. Krisis ini membuka kemungkinan yang lain bagi seniman teater dan penonton," tukas sutradara Teater Garasi, Yudi Ahmad Tajudin, yang mengampu acara lokakarya teater di DTP 2020.



Simak Video "Status Masih Saksi, Artis Terduga Prostitusi Online Dipulangkan"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)