Komunitas Perupa Kota Tua Pajang 35 Karya di Pameran Daring

Tia Agnes - detikHot
Senin, 16 Nov 2020 10:26 WIB
Komunitas Perupa Kota Tua atau KOTA
Foto: Galaeri Nasional Indonesia/ Istimewa
Jakarta -

Komunitas Perupa Kota Tua atau KOTA bersama Galeri Nasional Indonesia menggelar pameran daring bertajuk LAWAN!!!. Sebanyak 35 karya bisa dilihat di situs galnasonline.id.

Ada 35 karya berupa lukisan, grafis, mixed media, fotografi sampai video art dari 28 perupa yang tergabung di KOTA. Sebagian besar para perupa mengangkat aspek sosial politik dan merespons fenomena pandemi COVID-19.

Salah satu kurator pameran Citra Smara Dewi, mengatakan tema LAWAN!!! merupakan sikap positif para perupa untuk menyikapi perubahan zaman.

"Sebagai perupa yang tumbuh dan berinteraksi langsung dengan denyut kehidupan Kota Jakarta, para perupa KOTA memiliki rasa kepedulian dalam merespons dinamika sosial yang tengah terjadi saat ini," tuturnya dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (16/11/2020).

Spirit kata LAWAN!!! juga melawan konteks kemapanan dalam berkarya. Kurator pameran Pug Warudju juga menambahkan pameran merupakan geliat perlawanan melalui karya seni rupa.

"Para perupa Kota Tua justru memperoleh momentum untuk melakukan trilogi konstruksi sosial," katanya.

Komunitas Perupa Kota Tua atau KOTAKomunitas Perupa Kota Tua atau KOTA Foto: Galaeri Nasional Indonesia/ Istimewa

Tiga hal itu adsalah eksternalisasi (berekspresi), menakar objektifikasi, dan laku internalisasi yang dibagikan lewat produk-produk simbol pada karya seni rupa.

Salah satu karya yang dipamerkan secara daring adalah ciptaan Achmad Syahri yang membuat gambar dengan cat arkilik dalam nasi kotak. Berbagai simbol, bentuk, dan warna disisipkan dalam karya seni yang berjumlah 9 buah tersebut.

Ada juga lukisan seorang anak kecil mengenakan masker merah tampak sedang salat berjamaah. Karya AR Tanjung menjadi salah satu yang bisa dinikmati penikmat seni online.

Komunitas Perupa Kota Tua atau KOTAKomunitas Perupa Kota Tua atau KOTA Foto: Galaeri Nasional Indonesia/ Istimewa

Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto, mengatakan pameran seni LAWAN!!! merespons banyak isu yang terjadi belakangan ini.

"Inilah saatnya para perupa KOTA melalui karya seni rupa menunjukkan perannya dalam membangun Jakarta," ungkapnya.



Simak Video "Wah! Ada Festival Seni di Terminal Merak-Bakaheuni"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)