5 Seniman Indonesia Mejeng Karya di Singapura

Tia Agnes - detikHot
Senin, 14 Sep 2020 15:13 WIB
Pameran 5 seniman Indonesia di Mizuma Gallery Singapura
5 seniman Indonesia mejeng karya di Mizuma Gallery Singapura Foto: Mizuma Gallery/ Istimewa
Jakarta -

Pandemi COVID-19 tak membuat seniman Indonesia berhenti berkarya dan memajangnya ke dunia. Lima seniman Indonesia segera memamerkan karya-karyanya di Mizuma Gallery, Singapura, mulai 30 September sampai 1 November 2020.

Mizuma Gallery mempersembahkan pameran kolektif yang berjudul Its Doneā€½. Pameran seni kolektif yang menampilkan karya dari Agan Harahap, Albert Yonathan Setyawan, Julian Abraham 'Togar', Melati Suryodarmo, dan Mella Jaarsma.

Karya-karya yang dihadirkan kelima seniman adalah masalah pribadi yang terus melekat dan tak pernah selesai. Atau sebagai alternatif karya seni menjadi selesai ketika akan segera dipamerkan ke hadapan publik atau disebut dengan vernissage.

"Kami sering menganggap vernissage sebagai pandangan pribadi, ketika karya seni yang disajikan dikatakan selesai kecuali dengan pernyataan lain," tulis keterangan Mizuma Gallery, seperti dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (14/9/2020).

Tapi ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan dalam pameran seni tersebut. Apa yang diperlukan saat penyelesaian dalam sebuah karya seni, apakah ada properti yang diamati, bagaimana seorang memutuskan karya seninya telah selesai, dan lain-lain.

"Kami juga menambakan tanda baca tanya dan seru di judul pameran sebagai pertanyaan yang juga tanda seru untuk merepresentasikan keadaan atau transisi yang tipis di antara penyelesaian," sambung Mizuma Gallery.

Melalui karya Agan Harahap, Albert Yonathan Setyawan, Julian Abraham 'Togar', Melati Suryodarmo, dan Mella Jaarsma, pameran ini memberikan pemahaman terhadap arti penyelesaian sebuah karya.

Salah satu karya yang ditampilkan adalah perupa asal Belanda yang tinggal di Yogyakarta Mella Jaarsma menampilkan lukisan mixed media yang berjudul Endless Dress 1 and 2. Agan Harahap menghadirkan karya fotografi Supper at Emmaus.

"Its done bertujuan untuk mensurvei karya seniman dari berbagai medium, praktik studio, dan cara pandang," tukas Mizuma Gallery.



Simak Video "Kemdikbud Gelar Catatan Sejarah Peradaban Seni di Masa Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)