5 Pameran Seni di Mancanegara yang Batal Digelar karena COVID-19

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 02 Jul 2020 14:24 WIB
Art Central Hong Kong 2019
Foto: Art Central/ Istimewa 5 Pameran Seni di Mancanegara yang Batal Digelar karena COVID-19
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang mewabah lebih dari 215 negara masih belum mereda sejak awal tahun. Industri seni, museum hingga galeri seni pun terkena imbasnya.

Akibatnya, beberapa pameran seni bertaraf internasional pun terpaksa batal digelar atau ditunda penyelenggaraannya. Berikut di antaranya:

1. São Paulo Biennial

Ketika pandemi Corona menyebar di Brasil, São Paulo Biennial yang merupakan pameran terbesar Amerika Latin mengumumkan perubahan besar dalam jumpa pers hari ini.

São Paulo Biennial edisi ke-34 ditunda sampai tahun 2021. Pameran seni dua tahunan itu awalnya ditunda dari bulan September ke Oktober 2020 namun akhirnya kembali mundur ke 4 September-5 Desember 2021.

Pembatasan perjalanan di banyak negara mempengaruhi Brasil. Sekolah, lembaga seni, termasuk museum dan galeri seni pun masih ditutup sampai sekarang.

BASEL, SWITZERLAND - JUNE 13:  A general view during the press preview for Art Basel at Basel Messe on June 13, 2018 in Basel, Switzerland. Art Basel is one of the most prestigious art fair in the world showcasing the work of more than 4,000 artists selected by 300 leading art galleries.  (Photo by Harold Cunningham/Getty Images)5 Pameran Seni di Mancanegara yang Batal Digelar karena COVID-19 Foto: Getty Images/Harold Cunningham



2. Art Basel

Awal Juni 2020, penyelenggara Art Basel kembali membatalkan penyelenggaraannya. Situasi yang tak menentu akibat pandemi COVID-19 membuat penyelenggara memundurkan jadwal yang kedua kalinya.

Awalnya Art Basel yang seharusnya digelar pada Juni terpaksa mundur ke 17-20 September 2020. Untuk kedua kalinya, jadwal kembali mundur ke 17-20 Juni 2021, dengan preview pada 15-16 Juni 2021.

Keputusan untuk membatalkan pameran dibuat setelah konsultasi dengan galeri seni, kolektor, mitra, dan pakar seni Art Basel. Direktur Global Art Basel, Marc Spielger, mengatakan saat ini dunia seni menghadapi banyak tantangan salah satunya pandemi Corona yang berdampak ke banyak lini.



3. Art Central Hong Kong

Tak hanya Art Basel Hong Kong 2020 yang mengumumkan batal digelar tahun ini. Menyebarnya virus COrona, juga membuat Art Central Hong Kong membatalkan gelaran pada 18-22 Maret 2020.

Art Central telah membuat pertimbangan yang cermat dan evaluasi menyeluruh untuk keputusan tahun ini. Mereka mengumumkan ketidakpastian keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat menjadi alasan utama.

Juru bicara Art Central mengatakan keputusan untuk membatalkan bukan keputusan yang mudah. "Virus corona menjadi tantangan bagi kami untuk menjamin acara yang sukses untuk mitra galeri mengingat kondisi yang menimpa China dan sekitarnya," katanya dalam siaran pers yang diterima detikcom.



4. Art Dubai 2020

Art Dubai 2020 juga batal digelar karena Corona. Art Dubai 2020 yang semula dijadwalkan pada 25-28 Maret 2020 akan ditunda. Panitia tidak segera mengumumkan tanggal baru untuk art fair tersebut.

Tapi sebagai gantinya, Art Dubai 2020 menyelenggarakan pameran seni, diskusi sampai seminar untuk warga lokal.

5. Venice Art Biennale

Pengumumkan yang tak kalah menyedihkan adalah penundaan Venice Art Biennale. Pameran seni dua tahunan yang menjadi pusat dunia itu ditunda ke tahun 2022.

Gelaran seni bergengsi itu kerap menjadi acuan bagi festival seni lainnya di dunia. Direktur Artistik Venice Art Biennale, Cecilia Alemani, menuturkan situasi global soal pandemi COVID-19 menjadi alasan utama.



Simak Video "Ini Sebaran Kasus Positif Corona di 34 Provinsi Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)