Jompet Kuswidananto Buka Proyek Seni 'After Voices' di Sydney

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 22 Jun 2016 10:25 WIB
Foto: Sherman Contemporary Art Foundation
Jakarta - Sherman Contemporary Art Foundation mempersembahkan sebuah karya dan proyek seni dari seniman asal Yogyakarta, Jompet Kuswidananto. Proyek yang berjudul 'After Voices' itu akan dibuka pada 24 Juni dan berlangsung hingga 3 September 2016.

Jompet dikenal sebagai seniman visual yang mencipatakan karya seni instalasi multidisiplin. Proyek yang digarapnya merupakan sebuah ruang eksplorasi histeria massa dan trauma yang terinspirasi dari naik turunnya rezim di Indonesia baru-baru ini.

Terpopuler: Mural Prajurit Kraton Kritik Kondisi Kota Yogyakarta

Pameran yang dikuratori oleh Alia Swastika akan menampilkan sebuah bentuk karnaval hidup. Berbentuk seperti 'hantu', karya Jompet terdiri dari helm, pakaian, tangan mekanik, alat musik, dan juga lampu sepeda motor.

Nantinya, kostum, gerakan kinetik, film, serta sisi suara akan berlapis-lapis dihadirkan. Sampai menimbulkan kekacauan dan kekerasan yang menumbuhkan pengalaman kompleks.

Karya-karya dari Jompet Kuswidananto telah dipamerkan di berbagai tempat. Di antaranya adalah Taipei Biennale, National Gallery of Victoria, Melbourne, dan Temporary Global di ZKM Karlsruhe. Di tahun 2013, Jompet berhasil memenangkan penghargaan Prince Claus bersama dengan Grup Teater Garasi dari Kerajaan Belanda.


(tia/tia)