Kasus panjang yang diinvestigasi sampai sekarang ini akhirnya menemukan titik terang. Satuan Tugas (Satgas) Ingeborg Berggreen-Merkel yang dibentuk Pemerintah Jerman menemukan hanya ada 5 lukisan yang diambil dari orang-orang Yahudi.
Ke-5 lukisan tersebut termasuk karya-karya Henri Matisse dan Pablo Picasso. Meski 499 lukisan lainnya, masih dipertanyakan keabsahan dan asalnya. Dari lima, sudah ada empat lukisan yang dikembalikan ke ahli waris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus panjang jarahan karya seni Nazi bermula ketika Gurlitt tengah membawa uang banyak dari kereta di Swiss. Uang tersebut dipertanyakan petugas pajak karena dia menjual lukisan-lukisan otentik pelukis ternama dunia.
Kemudian, petugas pajak melakukan penyelidikan ke apartemen pribadinya di Munich, Jerman. Di sana, ditemukan 1400 karya seni pada Februari 2012 silam. Awal 2014 lalu, pemerintah kembali menemukan 60 lukisan di rumahnya di dekat Salzburd, Austria.
Baca Juga: Drama Musikal 'Bend It Like Beckham' Ditutup Maret 2016
Di antaranya adalah karya Marc Chagall, Emil Nolde, Max Liebermann, Auguste Renoir, dan sebagainya. Semua koleksi tersebut diperkirakan seharga Β£ 850m atau sekitar Rp 16,7 trilliun.
Dalam proses penyelidikan investigasi, ternyata Gurlitt mengembuskan napas terakhirnya dalam usia 81 tahun. Kematiannya pada Mei 2014 tidak menyurutkan tim untuk melanjutkan pencarian. Gurlitt terlibat kasus panjang ini karena jejak ayahnya. Dia adalah anak dari pedagang seni kesayangan Adolf Hitler. Ayahnya adalah Hildebrand Gurlit dan seorang yang berurusan dengan karya-karya seni yang pernah disita oleh Nazi maupun yang hilang di Museum Jerman.
(tia/mmu)











































