Aktivitas jual-beli di pasar tradisional tak ada yang berbeda hari ini. Para pedagang sayuran sampai perlengkapan rumah tangga menjajakan dagangannya seperti biasa, tapi di tengah aktivitas tersebut sejumlah seniman dari dua negara hadir memamerkan karya seninya.
Dalam proyek berjudul 'Market Share', ke-10 seniman menampilkan dan merespons ruang publik pasar tradisional. Kurator Ade Darmawan ditemui di sela-sela pembukaan pameran mengatakan pameran seni kolaborasi Jerman-Indonesia baru pertama kalinya.
"Saya rasa ini baru pertama kalinya pameran di dalam pasar tradisional. Sebelumnya Ruang Rupa pernah di Pasar Tebet Timur tapi di bagian luarnya," tegasnya, Selasa (10/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Cerita Aktor Brian Blessed Soal Lukisan Picasso
"Karena mereka sudah ada sistem jual-beli sendiri, ada aktivitas sendiri, kalau kita mau masuk ke dalamnya harus minta izin ke PD Pasar Jaya dan pedagang yang ada di sana," lanjutnya lagi.
Sebelum membuat karya, 10 seniman memulai residensinya selama dua bulan. Mereka meriset dan merespons lokasi maupun sudut-sudut yang akan dipakai untuk berkesenian. Selain itu, bukan hanya soal jual-beli tapi juga transportasi, apa yang dirasakan pedagang, dan lain-lain.
Direktur Goethe-Institut Heinrich Blomeke mengungkapkan pamerannya merupakan bagian dari Jerman Fest yang digelar sampai akhir tahun ini. "Kami senang mengajak profesor Tobias Rehberger sebagai kurator dan murid-murid seni belajar bagaimana merespons ruang publik di Jakarta," katanya.
Proyek 'Market Share' merupakan kolaborasi antara Frankfurter Stafelschule dan Ruang Rupa Jakarta. Pasar Tebet Timur pun dipilih sebagai lokasi yang pas bagi para seniman dan proyek 'Market Share'.
Baca Juga: 'Art Ecosystem: Now!' Jadi Tema Biennale Jatim 2015
Seniman-seniman yang terlibat di antaranya adalah Angga Cipta, Betrand Flanet, Edi Danartono, Hanna-Maria Hammari, Julia Zabowska yang berkolaboraso dengan Carlos Franke, Liesel Burisch, Maharani Mancanegara, Muhammad Fatchurofi, The Popo, dan Putri Ayu Lestari.
Pamerannya sendiri dibuka mulai hari ini sampai 10 Desember mendatang. Temukan setiap sudut menarik dan toko sebagai ruang instalasi bagi para seniman 2 negara. Takut kesasar?
Jangan khawatir karena seniman Angga Cipta sudah menyiapkan peta pameran 'Market Share' serta katalog lokasi penjualan para pedagang yang diletakkan persis di depan pintu masuk.











































