'Jogja Street Sculpture Project' Tak Ingin Pajang Patung di Malioboro

'Jogja Street Sculpture Project' Tak Ingin Pajang Patung di Malioboro

Tia Agnes Astuti - detikHot
Kamis, 22 Okt 2015 12:42 WIB
Jogja Street Sculpture Project Tak Ingin Pajang Patung di Malioboro
Karya Khusna Hardiyanto (Dok.Jogja Street Sculpture Project'
Jakarta - Asosiasi Pematung Indonesia (API) segera menyelenggarakan pameran bertajuk 'Jogja Street Sculpture Project' di ruang publik kota Gudeg tersebut. Pameran yang mengajak 33 pematung itu sengaja tidak memiliki lokasi Jalan Malioboro sebagai pusat eksibisi. Mengapa?

Dijelaskan oleh Ketua Umum API pusat, Anusapati, kawasan Jalan Malioboro sudah sesak dengan berbagai karya seni termasuk patung dan seni instalasi. Lokasi tersebut juga dianggapnya terlalu ramai untuk memajang karya para pematung.

"Kami anggap Malioboro sampai ke Titik Nol sudah kasihan. Terlalu banyak dieksploitasi," ungkapnya kepada detikHOT ketika ditemui di Pasific Place Mall Jakarta, belum lama ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Puluhan Patung Akan Hiasi Ruang Publik Yogyakarta

Pihaknya tidak ingin penyelenggaraan 'Jogja Street Sculpture Project' merampas ruang publik apalagi mengganggu aktivitas masyarakat yang lalu lalang di sana. "Kami ingin memperindah kota dan menaruhnya di tempat yang berbeda."

Lokasi yang dipilih untuk penempatan puluhan patung adalah dari Jalan Mangkubumi hingga kawasan Patung Tugu. Mereka menilai kawasan tersebut strategis dibandingkan lokasi lainnya.

Eksibisi yang dibuka pada 30 Oktober akan ditutup sampai 15 Desember mendatang. Rencananya, pameran yang dimulai tahun ini akan kembali diselenggarakan di tahun-tahun mendatang.

"Sekarang kami kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Yogya, dan diharapkan tahun depan juga bisa digelar di kawasan lainnya. Agar kesenian di Yogya tidak mati di satu tempat saja," pungkas ketua umum yang sudah menjabat dua periode di API ini.


(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads