Menggunakan lebih dari 2000 meter kabel berwarna biru, seniman asal Brooklyn Aaron Asis membuat sebuah gereja tampak lebih hidup. Gereja yang sudah ditutup selama lebih dari 20 tahun itu menjadi karya seni instalasi berjudul 'See-Lines'.
Ia mampu membungkus dan mengikat kabel biru atau paracord ke arah yang berbeda, membentang dari lantai hingga ke langit-langit. "Ini seperti latihan seni yang menghubungkan ke banyak titik-titik," ucapnya.
Para pengunjung pun dapat melihat seni visualnya dan menjelajahi setiap sudut dari gereja. Ketika matahari terbit dan terbenam, akan menambah pencahayaan yang eye-catching.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tali juga menarik perhatian dari pengunjung untuk melihat langit-langitnya," kata Asis.
Asis mengungkapkan proyek seni yang diciptakannya ditunjukkan bagi anggota komunitas Philadelphia. Garis sengaja bisa terlihat dan tidak bisa terlihat pada saat yang bersamaan.
"Banyak cara yang bisa digunakan untuk bangunan kosong di lanskap perkotaan. Sayangnya gereja sebagai ikon agama jadi kurang dihargai. Padahal kaya akan sejarah di masa yang akan datang," tutupnya lagi.
Jangan lupa baca kisah seniman Kinez Riza jelajahi pedalaman Afrika, Kutub Utara hingga Kalimantan di rubrik Young&Famous detikHOT!
(tia/ron)











































