Penulis Australia dan Singapura Ikuti Festival 'Bali Emerging Writers' 2015

Penulis Australia dan Singapura Ikuti Festival 'Bali Emerging Writers' 2015

- detikHot
Selasa, 10 Mar 2015 15:15 WIB
Penulis Australia dan Singapura Ikuti Festival Bali Emerging Writers 2015
Jakarta - Festival 'Bali Emerging Writers' yang kelima akan menghadirkan sekitar 18 penulis Indonesia. Selain itu, akan ada juga beberapa penulis yang berasal dari Australia dan Singapura yang terlibat dari program pertukaran penulis.

Mereka adalah Deborah Emmanuel dan Noor Hasnah dari Singapura. Serta Omar Sakr dan Lou Heinrich dari Australia. "Mereka adalah program pertukaran kerja sama 'Emerging Writers Festival'. Nantinya, Indonesia juga akan mengirimkan dua penulis baru Indonesia ke Australia," kata Communications Coordinator untuk Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) Rusmailia saat dihubungi detikHOT, Selasa (10/3/2015).

Baca Juga: 'Bali Emerging Writers Festival 2015' Digelar 24-26 April

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain, terlibat dalam diskusi panel, mereka juga akan mengikuti program 'Writers Goes to Campus'. Sedangkan pembicara dari Indonesia yang akan terlibat adalah Valiant Budi (Bandung), Windy Ariestanty (Jakarta), Terra Bajraghosa (Yogya), Eka Kurniawan (Jakarta), dengan beberapa nama baru seperti Aan Mansyur (Makassar) dan I Putu Supartika (Bali) yang menulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Bali.

"Ini ajang yang tepat untuk kenal langsung dengan penulis dan kreator baru sebelum mereka lebih terkenal," tambah Lia.

Baca Juga: Penyair Maya Angelou Dikenang dalam Bentuk Prangko

Sebelumnya, penulis Tanah Air pernah hadir dalam festival ini, seperti Dewi Lestari, Sapardi Djoko Damoko, dan Ahmad Fuadi. Alumnus 'Bali Emerging Writers Festival' yang pernah hadir dan naik popularitasnya adalah pembuat meme 'Commawiki' Commaditya dan Frischa Aswarini.

Festival yang merupakan bagian dari festival utama Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) ini tidak hanya menghadirkan penulis muda berbakat. Tapi juga penulis lirik, sineas muda, pencinta lingkungan dan aktivis sosial diundang untuk mengekspresikan diri, berbagi cerita dan saling menginspirasi.

Dihadirkan dalam bentuk acara panel diskusi, pemutaran film, loka karya dan acara komunitas. BEWF akan digelar pada 24-26 April di Denpasar.

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads