"Teater boneka telah ada lebih dari 3000 tahun yang lalu. Dibuat dari pahatan seorang seniman dan diberi kemampuan untuk menghidupkannya," ujar pendiri festival ini Blair Thomas, dilansir dari Huffington Post, Senin (19/1/2015).
Festival yang digelar sejak Rabu pekan lalu hingga 25 Januari mendatang di seluruh penjuru Chicago ini akan menghadirkan teater boneka dari yang tradisional hingga kontemporer dan dipentaskan berbagai lokasi. Seperti bioskop, museum seni kontemporer, dan Museum Field.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 50 dalang teater boneka seluruh dunia pun diundang. Di antaranya dari New York, London, Montreal, Belanda, dan Prancis.
Dengan adanya festival dua tahunan ini, para seniman mampu memperluas potensi cerita dan saling bertukar pikiran mengenai kultur masing-masing.
Baca Juga: Davy Linggar Ungkap 17 Studio Seniman di Pameran Tunggalnya
"Kesederhanan bentuk seninya tidak bisa ditiru oleh aktor manusia yang menghapal naskahnya untuk pementasan teater," katanya.
Pertunjukan di festival ini bervariasi. Untuk boneka kulit tradisional digelar di New York Theater Works. Selain itu, animasi boneka dari seniman asal Kanada Daniel Barrow juga terlihat di live-action kartun tiga dimensinya.
"Banyak kultur dan batasan-batasan bahasa yang berbeda dari masing-masing negara. Tapi karena teater boneka, kami menjadi satu," katanya.
(tia/ron)











































