Tipografi menjadi salah satu bahasan penting yang dipelajari dalam dunia desain grafis. Fokusnya pada teknik dan seni sehingga membuat teks mampu dicerna. Melalui tipografi pula, 13 seniman Indonesia-Korea Selatan memamerkan karyanya di Lotte Shoping Avenue, Jakarta Selatan hingga akhir Oktober.
"Para seniman ini yang membuat karya menggunakan bahasa dan teks di setiap instalasi atau karya kontemporernya," ucap kurator pameran Jeong Ok-Jeon kemarin.
Ingin tahu seperti apa karya-karya dari belasan seniman tersebut? Berikut rangkuman detikHOT:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menara Kata Kota
|
|
Kesan kedalaman karya dihasilkan dari gradasi warna hitam ke putih pada media kawat. Serta visual latar dinding menguatkan ilusi optik tiga dimensi.
Hangul dan Amizade
|
|
Peradaban
|
|
Caranya adalah dengan menuangkan air dari mesin dispenser, kemudian air tersebut dituang kembali ke atas corong di atasnya. Selama air mengalir, sistem akan menuju software di komputer instalasi tersebut. Lalu membentuk titik-titik bergerak di huruf 'Peradaban'.
Selamat mencoba!
Alpha Bit
|
|
Seniman Yong Kwan merupakan lulusan dari jurusan seni grafis di Hongik University, Seoul, Korea Selatan. Karya-karyanya pernah dipamerkan di dalam Korea maupun di Beijing, Venesia, dan lain-lain.
Pieces of Me
|
|
Karya seni yang dinamainya 'Pieces of Me' ini menceritakan tentang membuat versi sendiri dengan tema yang dipengaruhi budaya lokal dan populer. Para pengunjung yang mencobanya bisa mengeprint hasil gambar dan ditempelkan di dinding samping mesin.
Halaman 2 dari 6











































