Tempat hang out atau tongkrongan anak muda Jakarta biasanya berada di mall, pusat perbelanjaan, maupun kafe-kafe yang tersebar di ibukota. Namun bagaimana jika mereka beralih ke pasar?
Apa? Pasar? Pendiri ABCD Coffee Hendri Kurniawan mengatakan dulunya pasar adalah tempat berinteraksinya masyarakat dari berbagai golongan. "Lalu kenapa tidak ngopi di pasar saja," ungkapnya kepada detikHOT di kiosnya yang ada di Pasar Santa, Jakarta Selatan.
Awalnya, tempat ini merupakan 'persembunyian' bagi Hendri untuk mengerjakan proyek-proyek pekerjaannya dengan tenang. Serta, sebagai lokasi latihan bagi barista-barista Tanah Air yang ingin belajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal jadwal buka kios kopinya itu tak tentu. Di sana juga tidak ada fasilitas wifi, sofa yang nyaman, pendingin ruangan maupun toilet yang bersih. Di situlah, kata Hendri, berbagai segi keunikan dari ABCD Coffee.

Sepanjang tiga bulan ini tempat nge-hits ini pernah didatangi selebriti Tanah Air. Sebut saja seperti Yuni Shara, komedian Udjo hingga aktor senior Didi Petet.
"Saya kaget pas Didi Petet kemari. Ternyata di antara kerumunan anak-anak muda itu ada Didi Petet. Dia duduk di kursi yang terbuat dari bahan bekas itu," ujar Ve Handojo, rekan Hendri yang ikut mendirikan ABCD Coffee serta melatih barista.
Salah satu pengunjung, Retno mengaku mengetahui tempat ngopi di pasar ini dari akun Instagram dan info kawannya. "Saya datang bareng lima teman, sengaja ke Pasar Santa tapi malah tutup," katanya.
Namun lantaran tak tega, Hendri dan Ve memberikan secangkir kopi gratis kepada mereka. "Kalau customer ada yang datang kayak gini, ya sudahlah kami kasih kopi," ujar Ve.











































