Kontroversi Sampul Baru 'Charlie and the Chocolate Factory' Berlanjut

Kontroversi Sampul Baru 'Charlie and the Chocolate Factory' Berlanjut

- detikHot
Selasa, 12 Agu 2014 11:57 WIB
Kontroversi Sampul Baru Charlie and the Chocolate Factory Berlanjut
Jakarta - Salah satu buku anak-anak karya Roald Dahl yang paling populer dan telah difilmkan, 'Charlie and the Chocolate Factory' beberapa hari lalu terbit ulang dengan sampul baru. Namun, banyak penggemar menolak desain sampul tersebut. Mereka menilai sampul baru itu bukan contoh yang baik bagi buku anak-anak.

Namun pihak penerbit Penguin tetap membela keputusannya benar dengan menggunakan sampul gadis muda di cetakan terbarunya. "Desain ini adalah dampak dari budaya yang luar biasa bagi buku anak-anak ini," ungkap penerbit seperti dikutip dari BBC, Selasa (12/8/2014).

'Charlie and the Chocolate Factory' adalah salah satu buku anak-anak dari penerbit Penguin Modern Classics. Mereka mempunyai 800 judul buku yang dipertimbangkan sebagai 'yang paling menarik, inovatif dan inspiratif' sepanjang 100 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Termasuk buku anak-anak klasik 'Alice in Wonderland'. Penulis Amerika lainnya Giles Paley-Philips mengatakan desainnya nampak 'seperti Lolita'. "Sangat menyeramkan dan suram," ujarnya.

Edisi terbarunya akan terbit pada 4 September mendatang. Bertepatan dengan perayaan 50 tahun 'Charlie and the Chocolate Factory' yang terbit 1964 silam. Kisah petualangan Charlie di pabrik cokelat milik mampu memikat anak-anak dunia.

Pihak penerbit menginginkan edisi terbarunya kali ini bagi segmentasi pembaca dewasa dengan menampilkan sosok salah satu anak perempuan dalam cerita. "Kami ingin sesuatu yang lain dan berbicara tentang sifat lain di buku," ujar humas penerbit Helen Conford. Namun banyak penulis yang mencemoohnya seperti Joanne Haris dari penulis novel 'Chocolat' dan publik.

"Biarkan publik mengetahuinya sebagai buku anak-anak terlaris," ujar Haris.

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads