Belajar Istilah Asing Lewat Seni

Belajar Istilah Asing Lewat Seni

- detikHot
Senin, 19 Mei 2014 17:38 WIB
Belajar Istilah Asing Lewat Seni
Dok: Anjana Iyer
Jakarta - Pernahkah Anda merasa tak paham akan maksud dari sebuah istilah? Perlu diketahui bahwa hampir di tiap bahasa yang ada di seluruh dunia, ada beberapa istilah di mana bahasa aslinya tidak bisa diganti atau disetarakan dalam bahasa yang universal, seperti bahasa Inggris misalnya.

Dalam bahasa kita sendiri, kata-kata seperti 'kepepet' atau 'geragas' yang diadopsi dari bahasa Jawa, misalnya. Tentunya akan sulit menjelaskan hal tersebut dalam bahasa Inggris. Bila merasa seperti ini, jangan merasa bersalah. Ini umum terjadi.

Hal ini pula yang menginspirasi seniman bernama Anjana Iyer untuk membuat seri karyanya bertajuk Found in Translation.

Agar lebih mudah memahami istilah unik dalam bahasa asing, Anjana juga membuat sebuah ilustrasi gambar yang minimalis sekaligus menarik mata.

Berikut adalah seri karya Found in Translation oleh Anjana Iyer yang dilansir dari situs pribadinya, anjanaiyer.com (19/05/2014).

Dok: Anjana Iyer

Pochemuchka

Meski kata tersebut terkesan unik dan manis. Sebenarnya ini cukup berbeda dari maknanya.

Pochemuchka berasal dari bahasa Rusia artinya orang yang terlalu banyak menanyakan pertanyaan.

Anjana menggambarkan ini dalam balutan ilustrasi berwarna dengan dominasi pink, yang diisi dengan subjek perempuan yang tampak seperti pebalet dan tengah mengambang.

Seri proyek ini adalah bagian keikutsertaan Anjana dalam proyek 100 Days Project.

"Ini kulakukan sebagai bagian dari 100 days project di mana setiap hari aku membuat satu ilustrasi dalam bahasa asing," kata Anjana dilansir dari situs pribadinya, anjanaiyer.com (19/05/2014).

Pochemuchka

Meski kata tersebut terkesan unik dan manis. Sebenarnya ini cukup berbeda dari maknanya.

Pochemuchka berasal dari bahasa Rusia artinya orang yang terlalu banyak menanyakan pertanyaan.

Anjana menggambarkan ini dalam balutan ilustrasi berwarna dengan dominasi pink, yang diisi dengan subjek perempuan yang tampak seperti pebalet dan tengah mengambang.

Seri proyek ini adalah bagian keikutsertaan Anjana dalam proyek 100 Days Project.

"Ini kulakukan sebagai bagian dari 100 days project di mana setiap hari aku membuat satu ilustrasi dalam bahasa asing," kata Anjana dilansir dari situs pribadinya, anjanaiyer.com (19/05/2014).

Tsundoku

Kali ini Anjana gunakan bahasa Jepang.

Kata Tsundoku itu sangat tepat untuk menggambarkan orang yang gemar membeli buku, namun tidak membacanya dan biasanya menumpuk ini dengan buku-buku lainnya yang belum ia baca.

"Aku memang memilih membuat ilustrasi dari kata yang tidak bisa dideskripsikan dengan hanya satu kata lainnya."

Dalam gambar ini Anjana membuat gambar yang merupakan paduan warna ungu dan biru.

Di dalamnya berisi gambar perempuan yang tengah mendorong troli berisi buku dan dibelakangnya ada banyak tumpukan buku.

Tsundoku

Kali ini Anjana gunakan bahasa Jepang.

Kata Tsundoku itu sangat tepat untuk menggambarkan orang yang gemar membeli buku, namun tidak membacanya dan biasanya menumpuk ini dengan buku-buku lainnya yang belum ia baca.

"Aku memang memilih membuat ilustrasi dari kata yang tidak bisa dideskripsikan dengan hanya satu kata lainnya."

Dalam gambar ini Anjana membuat gambar yang merupakan paduan warna ungu dan biru.

Di dalamnya berisi gambar perempuan yang tengah mendorong troli berisi buku dan dibelakangnya ada banyak tumpukan buku.

Fernweh

Fernweh merupakan istilah dalam bahasa Jerman yang artinya, merasa rindu akan suatu tempat yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya.

"Aku sangat tertarik untuk terus mempelajari banyak bahasa baru," jelasnya dilansir dari situs pribadinya (19/05/2014).

Dalam ilustasi untuk Fernweh, ia menggambarkan sebuah balon udara yang tampak seperti bola dunia.

Ini dipercantik dengan frame berwarna ungu tua di bagian luarnya.

Fernweh

Fernweh merupakan istilah dalam bahasa Jerman yang artinya, merasa rindu akan suatu tempat yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya.

"Aku sangat tertarik untuk terus mempelajari banyak bahasa baru," jelasnya dilansir dari situs pribadinya (19/05/2014).

Dalam ilustasi untuk Fernweh, ia menggambarkan sebuah balon udara yang tampak seperti bola dunia.

Ini dipercantik dengan frame berwarna ungu tua di bagian luarnya.

Gattara

Kali ini Anjana yang merupakan seniman asal Mumbai dan tengah menetap di Auckland ini mengambil istilah dari bahasa Italia.

Gattara merupakan istilah yang artinya seorang perempuan, yang tua dan sendirian, mereka biasanya ditemani oleh banyak kucing di rumahnya.

"Aku sudah mencapai setengah dari proyek yang termasuk di 100 Days Project, aku masih akan mencari lebih banyak istilah agar karya ini menjadi sesuatu yang informatif."

Dalam menggambarkan Gattara, sesuai maknanya, Anjana menggamabarkan sosok nenek tua yang tengah duduk di kursi malas dan sedang merajut.

Di sini ia ditemani dengan kucing-kucing yang digambarkan dengan grafis bergaya imut.

Gattara

Kali ini Anjana yang merupakan seniman asal Mumbai dan tengah menetap di Auckland ini mengambil istilah dari bahasa Italia.

Gattara merupakan istilah yang artinya seorang perempuan, yang tua dan sendirian, mereka biasanya ditemani oleh banyak kucing di rumahnya.

"Aku sudah mencapai setengah dari proyek yang termasuk di 100 Days Project, aku masih akan mencari lebih banyak istilah agar karya ini menjadi sesuatu yang informatif."

Dalam menggambarkan Gattara, sesuai maknanya, Anjana menggamabarkan sosok nenek tua yang tengah duduk di kursi malas dan sedang merajut.

Di sini ia ditemani dengan kucing-kucing yang digambarkan dengan grafis bergaya imut.

Halaman 2 dari 10
(ass/tia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads