Bersama mahkota, para ahli juga menemukan lebih dari 400 benda lainnya di gua yang disebut Nahal Mishar Hoard. Benda kuno ini konon berawal dari zaman tembaga, antara 4000-3300 sebelum masehi.
Manfaat benda-benda itu masih jadi misteri. Namun diyakini, digunakan dalam upacara pemakaman tokoh masyarakat. Benda kuno itu berbentuk seperti cincin tebal dengan tambahan seperti pintu di bagian atas. Pessah Bar-Adon dari Departemen Antik Israel adalah orang yang menemukan banyak benda bersejarah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benda-benda bersejarah itu adalah milik kuil Ein Gedi, 12 kilometer dari tempat ditemukannya benda-benda tersebut.

Sekitar 150 artefak koleksi ini bisa dilihat di New York University's Institute untuk studi benda kuno dunia. Mereka juga menjadi bagian dari 'Masters of Fire: Copper Age Art from Israel' dan digelar hingga 8 Juni mendatang.
Daniel M. Master, Professor of Archaeology at Wheaton College menyatakan, "Hal yang menyenangkan dari periode ini adalah banyak inovasi yang menunjukan teknologi di masa kuno di dunia ribuan tahun lalu," ujarnya seperti dilansir Daily Mail, Selasa (11/3/2014).Β
Ia juga melanjutkan jika masyarakat bereksperimen dengan cara baru. "Tidak hanya menggunakan tembaga, tapi juga kulit, keramik dan tekstil, kadang berhasil kadang tidak."
Direktur dan kurator ISAW Exhibitions Jennifer Y. Chi, menambahkan, "Untuk kacamata modern, sangat mengejutkan bagaimana orang-orang ini, sudah menguasai banyak sistem masyarakat dan teknologi, sudah punya kemampuan untuk menciptakan obyek yang mengandung nilai artistik."
Pameran itu juga menampilkan obyek situs penting lainnya dari gua Peqi'in Cave. Di antara temuan yang berharga di antaranya delapan ossuaries atau tempat penyimpanan sisa tulang orang yang sudah meninggal. Beberapa desain dibuat semacam wajah manusia atau patung yang berhias pola zigzag atau garis merah.
Ossuaries itu berisi tulang belulang lebih dari seorang yang sebagian besar adalah pria. Mereka yang tulangnya dimasukkan ke wadah tersebut adalah anggota masyarakat terpandang.
(utw/tia)











































