Hubungan Artis Dan Manajer, Rela Dikontrak Sampai Mati

Lika-liku Dunia Manajer Artis (3)

Hubungan Artis Dan Manajer, Rela Dikontrak Sampai Mati

- detikHot
Jumat, 13 Des 2013 11:07 WIB
Hubungan Artis Dan Manajer, Rela Dikontrak Sampai Mati
Vera, Olga dan Tarra (Firda Puri Agustine / detikHOT)
Jakarta - Di tangan Vera Zanobia nama-nama seperti Olga Syahputra, Tarra Budiman, dan Chand Kelvin, berubah tenar. Tak ada resep khusus yang diungkapkannya selain 'lempeng hati' alias punya hati bersih.

Wanita yang akrab disapa Mak Vera itu memang hanya mengandalkan modal tiga hal, yakni kepercayaan, kejujuran, dan keterbukaan satu sama lain. Maka dari itu, kontrak yang ada di manajemennya adalah kontrak hati sampai mati.

"Alhamdulillah semua artis yang sekarang aku pegang enggak ada yang neko-neko. Balik lagi ke kita-nya juga sih ya. Bahkan, di kami itu enggak pakai kontrak tertulis segala. Ya itu karena kepercayaan. Jadi, kontraknya kontrak hati sama kontrak mati," kata Vera saat ditemui detikHoT di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/13).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebutan 'kontrak hati' dan 'kontrak mati' justru dibuat oleh si artisnya sendiri. Mereka mau dimanajeri sampai maut menjemput suatu saat nanti.

"Cut Memey, Olga, semua pada bilang 'Mak, kontraknya kontrak mati ya. Kalau enggak gue (si artis) yang mati, lo yang mati, dan disitulah kontrak kita berakhir'. Sampai ke anak-anaknya segala mau main iklan minta aku yang manajeri. Ya, begitu saking sudah kayak keluarga," ujarnya.

Vera tentu sangat bersyukur diberikan kemudahan jalan dan dipertemukan dengan orang-orang yang sangat baik karena seringkali hubungan antara artis dan manajer bak anjing dengan kucing.



Belum lagi sejumlah kasus lain seperti penipuan uang oleh si manajer yang merugikan diri artis. Walaupun sudah bergonta ganti artis sejak dulu, hampir tak pernah ada konflik berarti.

"Aku sih simpel aja ya yang tadi saya bilang 'lempeng hati'. Alhamdulillah rejeki mengalir dan semuanya baik-baik saja," kata Vera.

Nah, untuk menjaga hubungan serta profesionalitas, dia menerapkan aturan yang cukup keras. Salah satunya, dilarang pacaran antar sesama anggota manajemen.

"Kalau di aku ada aturan enggak boleh pacaran sesama anggota manajemen. Jatuhnya nanti bisa berpotensi konflik dan merembet kemana-mana," ujarnya.

(fip/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads