Ada Pentas Teater Mini di Museum Nasional

Akhir Pekan di Museum (1)

Ada Pentas Teater Mini di Museum Nasional

- detikHot
Jumat, 15 Nov 2013 09:49 WIB
Ada Pentas Teater Mini di Museum Nasional
Dok.Tim AKhir Pekan Museum
Jakarta - Mendengar kata 'museum' terkadang mengandung pengertian kepada bangunan bersejarah yang kuno dan tampak menakutkan. Namun hal ini tak berlaku bagi beberapa museum yang ada di Jakarta.

Di sana, museum tak hanya menjadi koleksi sejarah, melainkan sebagai lokasi pementasan seni dan budaya. Seperti Museum Fatahillah yang pernah menyelenggarakan video mapping 'Mystery of Batavia'.

Serta Museum Nasional yang konsisten mengadakan pentas teater mini dan kerajinan tangan bagi anak-anak tiap akhir pekan. Pemilihan waktu juga menjadi momen terpenting.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tema kali ini, detikHOT mengupas mengenai museum-museum yang secara kontinu selalu mengadakan pementasan seni.

***

Pentas mini Teater Koma berjudul 'Raibnya Celengan Majapahit' sesi pertama di Museum Nasional baru saja usai. Para penonton pun melanjutkan tur sejarah ke ruangan Majapahit dan mendengarkan sejarah dari pemandu.

Akhir bulan lalu, detikHOT berkesempatan menonton pentas singkat 20 menit tersebut. Serta bertemu dengan para pemain di balik layar kesuksesan program 'Akhir Pekan di Museum'.



Salah satunya adalah Kepala Bagian Humas Museum Nasional, Dedah Rufaedah Sri Handari. Wanita yang akrab disapa Dedah tersebut menceritakan awal terbentuknya program ini.

"Tujuan kami sebenarnya ingin membuat suatu kreasi seni dan budaya yang bisa menarik pengunjung lebih banyak lagi," katanya kepada detikHOT Minggu (27/10/2013) lalu.

Tak hanya itu saja, menurut Dedah selama ini masyarakat mengenal Museum Gajah hanya mempunyai koleksi artefak maupun patung-patung kuno. Namun, tidak mengetahui apa saja kegiatan dari museum.

"Mereka datang ke museum, tahu isi museum kadang dijelaskan oleh pemandu atau tahu informasi dari brosur. Tapi tidak ada kesan yang berbeda," ujarnya.

Lantaran ingin lebih dikenal dan memberikan kesan yang berbeda terhadap publik, pihak Museum Nasional bekerja sama dengan tim Akhir Pekan di Museum membuat sebuah kegiatan.

"Jadi Museum Nasional ingin dikenal juga lewat atraksi seperti ini. Publik ada kesan yang berbeda dan tertarik untuk datang ke museum pas wiken," kata Dedah.

Program 'Akhir Pekan di Museum' ini sudah berlangsung sejak awal September lalu. Sedangkan untuk pentas mini yang dilakukan Teater Koma sudah berlangsung beberapa lakon kecil.

Seperti Keris Puputan Klungkung, Samurai Bersepeda, Karamnya Kapal Tek Sing, Raibnya Celengan Majapahit, Kuda Perang dan Tombak Diponegoro. Hingga awal Desember mendatang, Teater Koma tetap akan mementaskan lakon kecil tersebut yang berasal dari artefak-artefak yang disimpan di museum.


(tia/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads