Tapi apa harus demikian? Ternyata tidak juga. Selebritas juga manusia. Dibalik gemerlap pekerjaannya, ketika kembali ke rumah mereka akan jadi diri sendiri dengan gaya unik mereka sendiri.
Jika rumah adalah cerminan pribadi, maka Indra Bekti memilih gaya yang minimalis modern. Ada alasan mengapa Indra lebih sreg dengan gaya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
***
Dari luar, bangunan rumah presenter Indra Bekti, 35 tahun, terlihat biasa saja. Hanya bangunan datar yang tertutup. Tanpa ada banyak jendela.
Garasinya terbilang luas. Bisa memuat sekitar empat mobil berukuran standar. Ada dua pintu di bagian depan. Pintu pertama di sisi kanan untuk tamu. Lalu pintu kedua dekat dapur. Tidak ada pagar sama sekali.
Komplek perumahan yang dihuni mantan presenter Ceriwis itu terletak di daerah Bintaro, Jakarta Selatan. Konsepnya mengadopsi sistem town house yang tidak memproduksi banyak rumah dalam satu area. Praktis, suasananya tenang dan jauh dari keramaian.

"Iya, aku memang cari hunian yang seperti ini. Jarak antar rumah yang satu dan rumah lain enggak terlalu dekat, enggak bising, dan nyaman-lah. Minimalis modern, tidak terlalu kecil, tapi juga enggak terlalu besar," kata Indra kepada detikHOT.
Indra bercerita, ia membeli rumah seluas 300 meter persegi ini sudah dalam bentuk jadi. Bahkan, masih sebagai rumah contoh dan belum ada rumah-rumah lain yang dibangun.
"Ini beli sekitar tahun 2009-an. Ditempati pas 2010 setelah nikah. Waktu itu lagi cari-cari rumah, pas lihat sudah cocok padahal ini rumah contoh dan belum dibangun rumah lain. Jadi, masih berdiri sendirian," ujarnya.
Menurut suami dari Aldila Jelita itu, keuntungan dari membeli rumah jadi cukup banyak. Terutama karena simpel dan tidak perlu repot mengutak-atik bangunan dari nol.
Hampir 100 persen Indra tidak mengubah bentuk asli karena sudah cocok dengan desain rumah serta material yang sesuai. Namun, dia punya rencana untuk membangun semacam paviliun di dekat taman.
"Pas beli memang sudah seperti ini desainnya. Jadi, simpel. Tinggal beli perabotan saja. Ada rencana sih buat dikembangkan lagi memanfaatkan tanah kosong, cuma nanti-nanti deh," katanya.
(utw/utw)











































