Setelah menggelar serangkaian pertunjukan amal di rumahnya, kali ini Pak Raden akan menggelar pameran lukisan. Kalau diingat lagi, Pak Raden di serial Si Unyil memang identik dengan pria pensiunan yang gemar melukis.
Dan, ternyata melukis memang bagian tak terpisahkan dari Drs Suyadi, seniman yang menghidupkan karekter Pak Raden. Bahkan selama ini mungkin tak banyak yang tahu bahwa dia memang lebih banyak mencari nafkah lewat melukis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari kecil hingga remaja yang ada hanyalah saya menggambar dan menggambar. Sedangkan melukis secara serius dengan media cat minyak dan kanvas baru saya pelajari waktu saya mendapatkan pelajaran dari dosen saya Ries Mulder pada tahun 1953 di ITB jurusan Seni Rupa, sekarang bernama Fakultas Seni Rupa dan Desain," tutur Pak Raden.
Pak Raden mengistilahkan corak lukisannya sebagai 'figurati naratif'. Semua karya lukisnya menggambarkan kehidupan seni pertunjukan rakyat, baik di atas maupun di balik panggung. Pak Raden memang dekat dengan seni tradisi. Dia pernah menjadi dalang, belajar karawitan dan juga menarik selama di Paris (1961-1963).
Pameran lukisan tersebut akan disertai dengan acara pelatihan pembuatan boneka Unyil pada 17 Juli mulai pukul 10.00 WIB. Terbuka untuk umum dan gratis, jumlah peserta dibatasi sebanyak 40 orang. Selain itu, film animasi karya Drs Suyadi berjudul 'Timur Mas' yang telah direstorasi akan diputar pada hari pembukaan dan penutupan pameran. Selama pameran, film Si Unyil diputar setiap pukul 15.00 WIB.
(mmu/ich)











































