Adapun tema yang akan dikedepankan adalah 'Letβs Move: Outreaching the Possibilities'. Untuk mendalami tema itu, panitia IDF menggelar pemanasan berupa seminar. Dengan topik 'Nurturing the Youthβs Creativity through Contemporary Dance: a Collaboration among Cultures', seminar tersebut telah sukses diselenggarakan di Erasmus Huis, Jakarta, akhir pekan lalu.
Seminar tersebut menghadirkan jajaran koreografer muda yang berbagi pengalaman mereka. Di antaranya Muhammad Ilham M. Murda dan Yola Yulfianti yang berbicara tentang proses kreatif sebagai penata tari muda. Pembicara lainnya adalah Gerard Mosterd (Belanda), Jaques van Meel, Eko Supriyanto, Sal Murgiyanto, Nungki Kusumastuti, Maria Darmaningsih, dan Melina Surya Dewi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pendiri IDF Nungki Kusumastuti menambahkan, IDF kali ini memang membawa pesan besar Indonesia Menari untuk seluruh masyarakat Indonesia.
"Bukan saja tari secara harfiah, tapi kami ingin mengajak masyarakat agar hatinya ikut menari dan menjadi masyarakat yang terbuka dan toleran, juga menjadi bangsa yang penuh kasih sayang, lembut, rendah hati namun juga berwibawa dan disiplin. Semua nilai-nilai itu dapat dipelajari melalui tari," tambahnya.
Indonesian Dance Festival adalah tempat bertemunya koreografer, musisi, penata panggung, kritikus tari dan lain-lain, dengan berbagai kegiatan seperti pertunjukan, diskusi, workshop dan master-classes. IDF pertama kali digelar pada 1992 oleh para pengajar tari di Fakultas Seni Pertunjukan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), antara lain Sal Murgiyanto, Nungki Kusumastuti, Maria Darmaningsih, Melina Surja Dewi, dan Tom Ibnur.
Pelaksanaan IDF merupakan bagian dari kegiatan Fakultas Seni Pertunjukan IKJ yang dikelola secara mandiri dan didukung oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. IDF 2012 akan digelar di Kompleks Taman Ismail Marzuki dan IKJ dengan nama kegiatan 'The 11th IDF: Jakarta International Performing Arts Festival 2012; Letβs Move: Outreaching the Possibilities'. Kali ini disponsori oleh Djarum Apresiasi Budaya.
(mmu/mmu)











































