ADVERTISEMENT

Gegara Kentut, Serial Animasi Anak-anak Ini Dilarang Tayang di Amerika

Asep Syaifullah - detikHot
Jumat, 19 Agu 2022 08:27 WIB
Bluey
Serial Bluey dilarang tayang gegara kentut. Dok. Ist
Jakarta -

Satu lagi serial animasi anak-anak yang menjadi perhatian publik, yakni Bluey. Serial yang diproduksi oleh Australia itu jadi sorotan setelah salah satu episodenya dilarang tayang di Amerika Serikat, khususnya Disney+.

Pihak OTT yang memegang hak siarnya itu menyebutkan jika episode tersebut tak sopan dan melanggar aturan-aturan yang mereka tetapkan di awal. Lantas seperti apa memangnya isi dari episode itu?

Episode yang dilarang itu bertajuk Family Meeting di mana Bluey bertemu dengan beberapa anjing-anjing lainnya. Namun salah satu di antara mereka kentut dan hal itu membuat episode tersebut dilarang tayang.

Mereka pun mengaku tak menghentikan penayangan serial tersebut melainkan hanya melewatkan episode tersebut dan mungkin saja ditayangkan di masa depan.

Serial animasi asal Australia itu sangat populer di AS dan memenangkan Kids: Preschool Award di International Emmy 2019. Ditayangkan sejak 2019, Bluey telah merebut hati dan jadi tontonan anak-anak sekolah di seluruh Amerika dan bahkan mengubah cara mereka berbicara.

Anak-anak di Amerika Serikat mulai berbicara dengan suara aksen Australia setelah menonton Bluey. Tahun lalu The New York Times menggambarkan pertunjukan itu sebagai 'ekspor Australia terbesar sejak The Wiggles' - band anak-anak paling terkenal di negara itu.

Kartun ini memang sangat kental dengan budaya Australia, mulai dari salam khasnya serta beberapa dialog dengan phrase khas negeri kangguru itu.

Sebelumnya juga ramai soal serial anak-anak Teletubbies yang dilarang tayang di hampir seluruh dunia. Pada episode tersebut mereka kedatangan seekor singa dan beruang yang dianggap menyeramkan.

Bahkan Laa-Laa dan saudara-saudaranya itu terlihat begitu ketakutan dan bersembunyi dari mereka. Serial anak-anak yang seharusnya menghibur justru jadi mencekam di episode itu.

Dialog dan suara mereka disebut-sebut bisa mendatangkan rasa trauma pada anak-anak sehingga membuat para orangtua menuntut agar adegan itu dihapus dan hasilnya mereka pun akhirnya mengubah ulang dialog di episode itu agar lebih ceria beberap tahun setelahnya.



Simak Video "Serunya Bermain Bubble di Hamparan Hijau Bukit Teletubis, Sulawesi Tengah"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/tia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT