Profil Presenter Ardes Goenawan yang Doakan Timnas Indonesia Tak Juara AFF 2020

Dicky Ardian - detikHot
Selasa, 28 Des 2021 13:36 WIB
Ardes Goenawan
Foto: Instagram Ardes Goenawan
Jakarta -

Ardes Goenawan menarik perhatian banyak orang usai dirinya mengomentari selebrasi kemenangan Tim Nasional Indonesia di leg kedua semifinal Piala AFF 2020. Menurutnya selebrasi itu berlebihan.

Setelah itu, banyak yang berusaha mencari tahu siapa sosok Ardes Goenawan sebenarnya.

Ardes Goenawan sebenarnya cukup dekat dengan sepak bola. Ia adalah presenter program olahraga di sebuah stasiun televisi swasta.

Di YouTube, Ardes Goenawan juga kerap memberikan pendapatnya mengenai pertandingan sepak bola. Selain dari channel YouTube yang ia buat sendiri, beberapa video juga tampak memperlihatkan ia mengomentari pertandingan di Liga Italia.

Di luar program olahraga, Ardes Goenawan juga beberapa kali membintangi beberapa iklan. Pria 29 tahun itu juga pernah menjadi pembawa acara kuis di stasiun televisi.

Masih berkaitan dengan membawakan acara, Ardes Goenawan juga kerap menjadi MC untuk resepsi pernikahan dan acara resmi lainnya.

Dihimpun dari berbagai sumber, Ardes Goenawan adalah lulusan IPEKa Christian School Jakarta. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Unika Atmajaya dan memiliki gelar Bachelor of Psychology pada 2015.

Ardes GoenawanArdes Goenawan Foto: Instagram Ardes Goenawan

Seperti diketahui, Ardes Goenawan mengomentari perayaan kemenangan Timnas Indonesia atas Singapura, beberapa hari lalu. Ia menyebut selebrasi itu terlalu berlebihan dan berharap Timnas Indonesia tidak menjadi juara.

"Masuk final AFF gembiranya serasa pahlawan legenda juara Piala Dunia. Hampir kalah di kandang sendiri melawan 9 pemain. Banyak gaya dan provokatif Intinya, OVER-RATED. No offense, tapi ini adalah salah satu dari sedikit indikator bahwa Indonesia masih belum matang di cabang sepakbola," tulis Ardes Goenawan dari Instagram Stories @ardesgoenawan.

"Apresiasi untuk kerja keras pelatih dan para pemain muda Indonesia, tapi gue harap gak juara sih. Aneh banget tim yang hampir kalah dari 9 pemain bisa juara. Semoga Thailand atau Vietnam aja yang jadi juara," imbuhnya.

Menurutnya penilaian itu murni ia berikan karena menyaksikan selebrasi yang dianggap berlebihan itu. Ardes Goenawan menolak jika dukungan kepada Timnas Indonesia disamakan dengan rasa nasionalisme yang tinggi.

"And please gak usah mengaitkan keberpihakan tim sepakbola dengan nasionalisme. GAK ADA KORELASINYA. Gue dukung Singapore dan Thailand, bukan berarti gue gak cinta negara. Alasannya? Yah ribet... Seribet ngorek hati wanita," ungkap Ardes Goenawan.

Setelah itu, Ardes Goenawan meminta maaf. Ia mengaku tidak punya maksud untuk merendahkan perjuangan Timnas Indonesia.

"Mohon maaf kalau ada sebagian teman-teman yang merasa sakit hati karena komentar saya terkait sepak bola khususnya mengenai Tim Nasional sepak bola Indonesia," tulis Ardes di Insastories.

"Saya hanya berusaha mengutarakan pendapat bahwa dalam kacamata objektif secara permainan harus diakui Thailand dan Vietnam lebih unggul dari Indonesia. Tidak ada maksud untuk merendahkan perjuangan pelatih, staf, dan para pemain Timnas," tambahnya.

(dar/wes)