Hasil Survei
Orangtua: Pemerintah Jangan Urusi TV!
Rabu, 30 Nov 2005 15:05 WIB
Jakarta - Program TV kian 'berbahaya' bagi anak-anak, para orang tua setuju itu. Tapi apakah mereka lantas mendukung pemerintah melakukan kontrol ketat terhadap TV? Tidak!Russell Research for TV Watch, sebuah lembaga independen yang intens menyoroti soal pertelevisian Amerika Serikat baru-baru ini menggelar survei. Pertanyaan utama yang diajukan adalah apakah para orangtua khawatir dengan muatan program-program TV belakangan ini.Dari 513 responden, 81 persen di antaranya menyatakan iya. Mereka meyakini belakangan ini sederet stasiun TV semakin menayangkan program-program yang muatannya dikhawatirkan dapat berdampak negatif pada anak-anak. Pertanyaan berlanjut ke soal penanganan. Para orangtua ditanya apakah mereka ingin pemerintah melakukan kontrol ketat terhadap TV. Misal dengan mencabut hak siar TV tersebut. Jawabannya cukup mengejutkan. Mereka ternyata tak ingin pemerintah ikut mengurusi soal program TV. Untuk mencegah anak-anak dari tontonan yang tidak mendidik, keterlibatan orangtua lah yang diperlukan, bukan pemerintah. Orangtua adalah satu-satunya pihak yang berwenang mengontrol tontonan anak-anaknya. Dengan pengklasifikasian jenis program yang dilakukan oleh stasiun TV atau produser, para orangtua bisa menyeleksi tayangan-tayangan mana saja yang pantas ditonton anak-anak mereka. Misal, untuk program yang memiliki klasifikasi 17+, orang tua secara otomatis melarang anak-anak mereka yang masih berada di bawah umur untuk menonton tayangan tersebut. Supaya tak ada anak-anak yang curi-curi menonton tayangan tak senonoh, para orangtua mengaku menggunakan fasilitas blocking dari TV Kabel dan satelit. (ine/)











































