"Hidup ini bagaikan drama, ada kaya, ada miskin. Ada senang, ada sedih. Ada setia, ada khianat. Ada cinta, ada benci," katanya dalam video tersebut.
Prilly berjalan di sebuah tempat yang memperlihatkan beberapa karakter, seperti si kaya dengan ponselnya. Sementara yang miskin tengah sibuk menyemir sepatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesetiaan dan pengkhianatan juga digaris bawahi dalam unsur cinta dan benci. Semua kejadian itu merupakan drama dalam kehidupan.
Di akhir cerita, Prilly berteriak kepada seorang sutradara. "Gimana Om? Bagus ya?" katanya sambil tertawa.
(nu2/mmu)











































