Isu child grooming yang belakangan ramai dibahas di media sosial menyita perhatian publik, termasuk pasangan selebritas Sahrul Gunawan dan istrinya, Dine Mutiara Aziz. Dine menjadikan pengetahuan soal bahaya child grooming dalam pola asuh anak.
Dine menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Ini menjadi hal krusial agar anak merasa aman bercerita kepada orang tuanya, bukan kepada orang asing yang belum tentu berniat baik.
"Khususnya kalau aku sebagai ibu, ini benar-benar satu pelajaran penting banget ya. Semenjak ini aku jadi berusaha supaya dekat sama anak, supaya anak kalau ada permasalahan tuh dia nggak lari ke pacar, ke orang lain, tapi berani untuk mengungkapkan segala macam kejadian di hidupnya sama ibunya," ujar Dine dalam wawancara di Studio Rumpi: No Secret TTV pada Senin (19/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dine, orang tua harus membiasakan anak berpendapat agar terbentuk karakter yang kuat. Karakter inilah yang nantinya menjadi benteng bagi anak mendeteksi tanda-tanda manipulasi.
"Mungkin anak bisa tahu, menganalisa, mengidentifikasi bahwa, 'Oh ini tuh salah. Oh ini tuh manipulasi'. Kalau dia ditanamkan karakter yang kuat," jelasnya.
Ia khawatir jika anak yang sejak awal merasa tidak berdaya atau tidak bisa apa-apa udah menjadi korban. Karena itu, membangun rasa percaya diri anak adalah kunci agar terhindar dari jeratan predator seksual.
Selain itu, Dine juga menyoroti pentingnya orang tua untuk terus belajar, termasuk membaca literatur mengenai grooming. Dengan begitu, orang tua bisa mentransfer pengetahuan tersebut dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak usia remaja.
Sahrul Gunawan menyetujui pandangan sang istri. Menurut mantan Wakil Bupati Bandung ini, ramainya isu child grooming harus diambil hikmahnya sebagai bahan evaluasi bagi seluruh orang tua di Indonesia.
"Gara-gara ini ya ada hikmahnya sih. Jadi pembelajaran sih buat semua ya," pungkas Sahrul.










































