Sejak kecil, kita sering kali disuguhkan anime sebagai hiburan di hari Sabtu dan Minggu di televisi. Sebut saja Doraemon, Dragon Ball, Detective Conan, Sailor Moon, atau Crayon Shincan. Masa kecil Anda pastinya diwarnai oleh mereka bukan? Bahkan, masih ada yang menontonnya hingga dewasa.
Tapi, tidak hanya di Indonesia saja. Orang-orang di seluruh dunia, seperti Eropa dan Amerika juga ikut menikmati anime. Kenapa bisa?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Atas undangan Sony Pictures Entertainment/Animax, detikHOT berkesempatan untuk mengunjungi Studio King Records yang terletak di Tokyo baru-baru ini. Dalam kesempatan itu juga, detikHOT bertemu dan berbincang bersama Go Nakanishi.
Nama Go Nakanishi sudah tidak asing lagi di dunia produksi anime di Jepang. Setelah berkecimpung selama kurang lebih 20 tahun, puluhan judul anime telah ia produksi. Sebut saja 'Fafner EXODUS', 'K: Return of Kings', 'Valvrave The Liberator', 'Golden Time', dan lainnya.
"Saat saya melihat pasaran dunia, saya juga memikirkan tentang apa yang harus saya ubah untuk menyesuaikan dengan pasaran. Tapi pada akhirnya, apa yang negara lain ingin lihat adalah apa yang orang Jepang lihat," katanya.
"Jadi saya ingin tetap menjaga keasliannya dan tidak ingin mengubah apa-apa. Anime tentang bagaimana Jepang sesungguhnya. Apa yang diinginkan penonton luar negeri dan Jepang adalah sama," sambung pria berusia 41 tahun itu.
Menurutnya, anime adalah media tempat ia dapat mengekspresikan sebuah dunia yang tak diketahuinya. Sesuatu yang tidak nyata. "Anime adalah cara terbaik untuk mengekspresikan ide-ide yang ada dalam pikiran Anda," pungkasnya.
Ingin melihat anime yang diproduksi olehnya? Seri baru 'Fafner EXODUS' akan tayang setiap Senin dan Selasa pukul 21.00 WIB mulai 8 Desember dan 'K: Return of Kings' (13 episode sekaligus) akan tayang setiap hari Minggu pukul 15.00 WIB mulai 27 Desember hanya di Animax yang terdapat di Transvision Ch 551.
(kak/mmu)












































