Fenomena Gaib di Yogyakarta Akan Dikupas di 'Paranormal Zone Season 3'

Fenomena Gaib di Yogyakarta Akan Dikupas di 'Paranormal Zone Season 3'

- detikHot
Selasa, 05 Mei 2015 16:57 WIB
Fenomena Gaib di Yogyakarta Akan Dikupas di Paranormal Zone Season 3
Jakarta -

Hadir dengan musim ke-3 'Paranormal Zone' yang tayang di Syfy, kembali membahas tentang fenomena mistis di berbagai tempat di Asia. Empat episode dalam acara itu akan mengupas berbagai fenomena gaib di Yogyakarta.

Melalui 'The Paranormal Zone Season 3' ini, host Li Kim akan mengungkap hal-hal terkait dengan paranormal, yang mengundang keingintahuan seluruh pemirsa di dunia yang penasaran akan hal mistis, khususnya yang tidak bisa dilihat oleh mata.

Li Kim juga mengunjungi Gunung Merapi, Pantai Parangtritis dan Pasar Beringharjo. Li Kim juga tertarik akan cerita seram Kuntilanak yang sampai sekarang masih ada dilingkungan yang dipercaya dihuni oleh makhluk tersebut. Pusaka bersejarah, seperti keris yang memiliki khasiat khusus bagi pemegang atau penggunannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan panjang Li Kim, juga akan berakhir di Singapura. Namun episode Indonesia yang menjadi daya tarik season ini juga mengundang antusias para penonton yang menggemari kebudayaan kuno sekaligus cerita mistis yang masih terjadi di era ini.

Berikut episode Yogyakarta di 'Paranormal Zone Season 3':

Episode 5 – 13 Juli - Java Mysticism – Ancient Wisdom in the Modern World, Yogyakarta, Indonesia

Episode 9 – 10 Agustus - Pusaka – Keris Nusantara, Yogyakarta, Indonesia

Episode 10 – 17 Agustus - Ghosts in Java, Yogyakarta, Indonesia

Episode 11 - 24 Agustus - Mystic Magic and Medical Science, Yogyakarta, Indonesia

Sementara episode pertama pada 15 Juni mendatang diawali oleh kejadian di Malaysia. Berkunjung ke rumah berhantu yang menyembunyikan kisah gelap, Li Kim melakukan perjalanan ke Kundasang, Sabah, untuk mengeksplorasi cerita misterius di balik beberapa rumah berhantu. Ia ditemani oleh dukun setempat sekaligus mempelajari hubungan antara dunia nyata dan gaib, tidak ketinggalan kebudayaan Sabah yang punya karakteristik sendiri.

(ich/ron)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads