Memasuki tahun 2026, putra dari pedangdut Iis Dahlia memutuskan untuk menanggalkan nama belakangnya, Danendra, dan tampil dengan nama panggung baru yang lebih ringkas, yaitu Devano.
Keputusan ini memicu spekulasi. Banyak yang menduga perubahan nama tersebut dilakukan secara mendadak itu dipicu oleh isu keluarga. Devano akhirnya buka-bukaan niat ini sebenarnya sudah terpendam sejak lama. Ia mengaku butuh waktu panjang untuk memantapkan hati sebelum akhirnya berani mengumumkan hal tersebut.
"(Mikirin buat ubah nama panggung) Ya lumayan lama," kata Devano saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baginya, perubahan ini bukan sekadar gaya-gayaan. Ia merasa identitas barunya di atas panggung terasa lebih kuat dan mampu merepresentasikan dirinya yang sekarang.
"Iya, biar lebih simpel dan lebih tegas saja," jelasnya.
Selain citra diri, sisi praktis juga menjadi alasan utama. Devano menyadari nama panggung yang terlalu panjang terkadang menyulitkan interaksi, baik bagi promotor maupun para penggemar setianya yang kerap menyapa.
"Supaya lebih memudahkan fans saja. Biar lebih mudah dan lebih jelas saja," jelasnya lagi.
Meskipun kini resmi menyandang nama panggung tunggal, bintang film Pangku itu memastikan identitasnya di mata hukum tidak akan berubah sedikit pun.
Baginya, nama pemberian orang tua tetap melekat di dokumen resmi. Sementara nama Devano adalah bentuk profesionalitasnya sebagai seorang seniman.
"Kalau dari hukum sih gak dihapus (nama aslinya), cuma memang untuk nama panggung saja," pungkasnya.
(ahs/mau)











































