Dor! Senjata Api Plastik & Karet Itu pun Menembak Kepala Zombie

Laporan dari AS

Dor! Senjata Api Plastik & Karet Itu pun Menembak Kepala Zombie

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikHot
Selasa, 25 Sep 2012 14:32 WIB
Dor! Senjata Api Plastik & Karet Itu pun Menembak Kepala Zombie
Senoia - Senjata menjadi salah satu unsur terpenting di serial 'The Walking Dead'. Para lakon di serial itu harus bertahan hidup dari para zombie yang terinfeksi virus misterius sambil terus berjalan mencari harapan dan pengobatan. Satu kuncinya bila diserang zombie, hancurkan kepalanya. Dor!

"Senjata memegang peranan penting di serial ini karena digunakan para aktor untuk bertahan. Karena itu kami menaruh senjata di setiap aktor dan aktrisnya. Hampir dipastikan di setiap kantong pemeran serial ini Anda akan selalu mendapati senjata," kata ahli properti spesialis senjata di serial 'The Walking Dead' John Sanders.

John mengatakan hal itu saat diwawancara jurnalis dari berbagai belahan dunia yang diundangan Fox International Channel. Detikhot menjadi satu-satunya jurnalis dari Indonesia di lokasi syuting 'The Walking Dead' Season 3 di Senoia, Georgia, Amerika Serikat, Jumat (20/9/2012) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

John dan timnya membuat sangat banyak senjata, mulai dari senjata api hingga senjata tajam. Para aktor yang membawa banyak senjata di depan layar dibekali dengan tas.

"Kami menggunakan senjata berbeda untuk situasi berbeda. Kami bahkan memuatnya ke banyak tas untuk memuat senjata-senjata yang otomatis itu. Karena cukup berbahaya juga memiliki banyak senjata itu," jelas John.

Senjata api yang digunakan di serial ini ada 2, laras pendek dan laras panjang. Senjata api itu masih memiliki efek ledakan api namun tidak berbahaya. Ingat pistol dompis, mainan saat kecil dulu? Begitulah kira-kira efek ledakan yang ditimbulkannya. Seperti halnya senjata tajam seperti pisau, kapak, garu dan lain-lainnya, semuanya aman bagi para aktor dan aktris untuk digunakan.

"Selama ini tidak pernah ada yang terluka. Kami menggantikan senjata-senjata itu yang semuanya terbuat dari karet dan plastik, pisau, kapak, garu, termasuk semua senjata api, dari plastik dan karet, termasuk bom, semua yang para aktor bawa. Lagipula tidak mau ada yang terluka. Kami menjamin semua aman 100 persen, kami selalu menjaga itu," jelas dia.

Nah, untuk menimbulkan efek senjata sebenarnya, para aktor yang berperan sebagai zombie-lah yang membuatnya seperti nyata. Para zombie itu bergerak seakan terkena tembakan di kepala, dada dan kemudian terjatuh.

Bagaimana dengan senjata tajam? Untuk hal ini John memuji co-producer dan ahli spesial efek di serial ini, Greg Nicotero. Di satu scene, senjata tajam buatan itu menusuk zombie buatan dari latex dan silikon yang sudah terisi bahan-bahan seperti lumpur dan darah buatan sehingga menimbulkan efek muncratan darah yang fantastis saat ditusuk. Atau, aktor menusuk-nusuk obyek lain,semisal kardus putih yang nantinya bisa menimbulkan efek blue screen dan spesial efek grafis komputer.

Ingat adegan dalam musim tayang pertama saat Rick Grimes (Andrew Lincoln) dan kelompoknya harus mencacah-cacah mayat utuh dan menggunakan jerohan dan dagingnya untuk membaluri tubuhnya dan menyamar di tengah-tengah zombie? Atau, musim tayang kedua saat Daryl Dixon (Norman Reedus) mengoyak-ngoyak perut zombie hanya untuk memastikan apakah Sophia (Madison Lintz), anak Carol (Melissa Mcbride) yang hilang di tengah hutan berada di dalamnya? Ya, seperti itulah jadinya.

Untuk musim tayang ketiga John mengatakan masih akan banyak senjata yang digunakan. Ada 2 kelompok terpisah di musim tayang ini, di setting penjara dan di rumah The Governor di Woodbury.

"Senjata api dan pelurunya akan sangat berharga di penjara, mereka bisa menembakkannya dan masih harus menyimpannya untuk bertahan di saat-saat kritis. Jadi menusuk zombie akan lebih penting nantinya," jelas John.

John juga mengatakan akan ada banyak senjata baru, termasuk yang digunakan oleh The Governor yang diperankan David Morissey.

Selebihnya, John memuji kru dan para aktor serta aktris dalam serial ini yang menurutnya ramah, banyak inisiatif dalam bekerja, diselingi dengan canda. "Ini tim terbaik yang pernah saya miliki. It's a lot of fun in the next season," kata John.

Penasaran seperti apa? Saksikan saja serial 'The Walking Dead' musim ketiga di saluran Fox Movies Premium pada 21 Oktober mendatang pukul 21.00 WIB.

(nwk/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads