10 Karya Terfenomenal Banksy 2014

Hot Top Ten 2014

10 Karya Terfenomenal Banksy 2014

- detikHot
Jumat, 02 Jan 2015 16:20 WIB
10 Karya Terfenomenal Banksy 2014
Jakarta - Nama Banksy sudah menjadi buah bibir sejak era 1990-an. Beberapa tahun lalu, karya-karyanya di sejumlah kota di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa menjadi kontroversial dan fenomena tersendiri.

Ia adalah seniman jalanan asal Inggris yang juga seorang aktivis kemanusiaan. Dalam berkarya, ia mengaku terinspirasi oleh "3D", seorang seniman grafiti yang kemudian menjadi anggota pendiri Massive Attack.

Berbagai karya seni hingga profil Banksy masih tersembunyi dan belum diketahui publik. Berikut 10 karya terfenomenal Banksy yang dibuatnya, dilelang, maupun dirusak oleh oknum tak dikenal sepanjang 2014 yang dirangkum detikHOT. Di antaranya:

Mural 'Exit Through the Gift Shop' Dirusak

Karya seniman jalanan Inggris Banksy yang pertama di tahun 2014 adalah grafiti yang berada di Park City, Utah. Ia membuatnya untuk merilis debut film dokumenter di Festival Sundance yang berjudul 'Exit Through the Gift Shop'.

Ada dua karya Banksy yang dijadikan target vandalisme pada acara malam Tahun Baru menjelang 2013 lalu. Sebuah cat berwarna cokelat sengaja dibubuhkan pada mural Park City, yang menggambarkan seorang anak laki-laki dengan sebuah halo dan sayap malaikat yang tengah berlutut di belakang sekaleng cat warna merah muda. Dulunya, ada sebuah plastik pelindung pada mural ini, namun dapat dipastikan plastik pelindungnya telah dirusak.

Di karya kedua, ada seorang figur kameraman yang tampak seperti sedang merekam gambar bunga, tak mengalami kerusakan apapun namun plastik pelindung mural ini telah dirobek.

Banksy Menyerang Rusia

Masih di Januari 2014, sebuah layanan stasiun radio Voice of Russia secara terang-terangan mempromosikan acara kebudayaan tersebut dengan menyebutkan bahwa Banksy akan hadir.

Radio ini bersumber pada seorang pria bernama Vitaly Borisov, pendiri kelompok seni jalanan Letscolors. Ia mengatakan bahwa pameran ini adalah salah satu acara besar yang akan disinggahi Banksy.

"Kurasa ini akan jadi salah satu acara budaya terbesar di Rusia dan aku yakin akan ada banyak orang yang datang tak hanya dari Moskow, tapi juga dari kota dan negeri lain untuk melihat pameran ini," ujarnya.

Lukisan Karya Banksy Terjual Rp 6,7 Miliar di Miami

Di akhir Februari, sebuah lukisan stensil berwarna hitam dan putih karya Banksy terjual seharga Rp 6,7 miliar. Bersama 54 karya lainnya, lukisan berjudul 'Kissing Coppers' itu ikut dilelang di Miami, Amerika Serikat.

Selain 'Kissing Coppers' dua buah lukisan lain yang dilelang adalah 'Bandaged Heart Balloon' dan 'Crazy Horse Car Door'. Keduanya adalah karya seni yang diciptakan saat ia residensi di New York tahun lalu. Namun gagal dijual dengan harga Rp 2,3 milliar dan Rp 1,1 miliar.

Mural 'Spy Booth' Muncul di Inggris

Pasca residensinya sepanjang bulan Oktober 2013 lalu, di kota New York, Amerika Serikat, Banksy seolah mengerem aktivitas seni jalanannya. Setelah bisa dibilang 'hilang' dan anteng selama berbulan-bulan, kini ia kembali.

Sebuah mural tiba-tiba muncul di kawasan Cheltenham, Inggris yang diyakini adalah karya dari Banksy. Mural yang dibuat, memanfaatkan sebuah telepon umum yang bersandar ke sebuah tembok.

Ia membuat tiga sosok pria dewasa, yang berpakaian bak detektif. Semuanya tampak tengah merekam pembicaraan orang yang berada di telefon umum. Mural ini hanya berjarak beberapa meter dari Government Listening Post GCHQ, Inggris.

Karya Tersembunyi Banksy Dipamerkan di Galeri Sotheby London

Di pertengahan Juni 2014, karya-karya tersembunyi Banksy dipamerkan. Steve Lazarides yang berprofesi sebagai pedagang seni telah bekerja sama dengan Banksy sejak 10 tahun lalu. Ia menjual potongan karya seninya sebanyak 70 buah.

Namun, beberapa di antaranya belum pernah dilihat ke publik. Pameran bertajuk 'Banksy: The Unauthorised Retrospective' yang digelar di Galeri Sotheby London dari 11 Juni-Juli 2014 diharapkan mampu mendatangkan penggemar Banksy.

Karya seni yang ditawarkan yakni kanvas edisi terbatas sebanyak 25 buah. Serta dijual seharga Rp 988 ribu hingga Rp 4 jutaan.

Banksy Rilis Film Dokumenter Tiga Menit di Youtube

Di pertengahan Juni 2014 lalu, seniman jalanan misterius Banksy baru saja merilis film dokumenternya di situs youtube dengan akun bernama banksyfilm. Video berdurasi tiga menit berjudul 'Better Out Than In' itu menceritakan tentang residensinya selama sebulan di New York selama musim gugur yaitu Oktober 2013 lalu.

Dalam film dokumenter tersebut memperlihatkan karya-karya grafitti Banksy yang tersebar di jalanan New York. Ada yang terpelihara dengan banyak tapi ada juga oknum yang merusaknya.

Seperti patung Sphinx yang terdiri dari susunan batu bata, mobil yang berisi boneka hewan, patung ikon Mc'Donalds, hingga ragam grafitti yang menggemparkan warga dan media New York. Saat itu, hampir tiap hari ia membuat karya seni di mana saja.

Boneka Domba karya Banksy Kunjungi Festival Musik Glastonburry 2014

Kejutan dari seniman jalanan asal Inggris Banksy tak pernah ada habisnya. Setelah berita mengenai instalasi 'Spy Booth' di dinding sebuah rumah akan dilelang, kini karya seni Banksy dikabarkan mengunjungi Festival musik Glastonburry Juli 2014 di Inggris.

Seminggu sebelum berakhirnya festival, instalasinya yang berjudul 'Sirens of the Lambs' terdapat di tengah perayaan. Karya ini pernah dimunculkannya di jalanan kota New York pada September lalu.

Karya seni 'Sirens of the Lambs' adalah sebuah truk yang berisi puluhan dari boneka domba. Kepala mereka menyembul dari balik ventilasi truk. Saat instalasi ini pertama kali muncul di publik, banyak warga yang terkagum-kagum dengannya.

Mural 'Spy Booth' Dibeli Pengusaha

Mural karya seniman jalanan Banksy yang terdapat di sebuah dinding rumah warga Cheltenham akhirnya dibeli oleh pengusaha Hekmat Kaveh. Sebelumnya mural 'Spy Booth' ini akan dihancurkan oleh pemilik rumah.

Warga kota pun berkampanye mengumpulkan uang agar mampu membelinya. Kaveh setuju untuk membayar sejumlah uang untuk merawat karya seni tersebut.

Uang yang dibayarkannya agar pihak pemerintah kota mampu menjaga karya seni tersebut tetap berada di lokasi. "Saya percaya karya yang bagus akan tetap berada asli di tempat awalnya berada. Saya lebih suka ia tetap di sana."

Mural Banksy Terbaru yang Dianggap Rasis Dihapus Pemerintah

Sebuah mural Banksy terbaru yang diduga menggambarkan sikap rasis telah dihapus oleh dewan kota setempat. Mereka mengklaim tidak tahu jika itu adalah karya Banksy.

Karya terbaru Banksy tersebut menggambarkan lima burung merpati berwarna hitam dan membawa poster bertuliskan 'migrants not welcome', 'go back to africa', dan 'keep our worms'.

Di seberangnya terdapat burung merpati yang berukuran lebih kecil dan nampak cantik. Karya-karya Banksy memang selalu menyimbolkan kritik politik, pemanasan global, perang, dan kondisi kerja pemerintah yang buruk.

Mural Banksy di Dinding Sebuah Taman Dirusak

Mural milik seniman jalanan asal Inggris Banksy di Folkestone dirusak oleh oknum tak dikenal. Salah satu bagian di gambarnya diubah menjadi gambar tak senonoh.

Karya seni terbaru Banksy tersebut menampilkan gambar seorang wanita menatap sebuah alas kosong. Banksy membuatnya untuk festival tiga tahunan di kota tersebut. Tapi akhir pekan lalu, ada yang menyemprotnya sehingga membentuk gambar alat kelamin pria.

Akun Twitter Banksy mengkonfirmasi bahwa dinding muralnya dikenal bernama 'Art Buff' dan telah dirusak. Banksy mengakui jika karya seninya memang banyak mengalami kerusakan akibat ulah oknum yang tak suka terhadap grafiti.
Halaman 2 dari 11
(tia/tia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads