Upi - Belenggu
|
|
Banyak hal dalam film ini terkesan sedekar dimasukkan untuk mengejar efek eksotika dari sebuah dunia yang gila. Tapi, ini memang dunia baru Upi yang mungkin juga perlu dilihat dan dimaknai dengan cara yang baru pula.
Guntur Soeharjanto - 99 Cahaya di Langit Eropa
|
|
Tapi yang lebih penting, film ini juga membuka mata bahwa Eropa bukan hanya Eiffel dan tempat-tempat wisata lainnya, namun ada peradaban Islam yang jejak-jejaknya masih terlihat lewat karya seni dan kultur.
Rako Prijanto - Sang Kiai
|
|
Dinna Jasanti Laura & Marsha
|
|
Anggi Noen - Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya
|
|
Dirmawan Hatta - Optatissimus
|
|
Film dibingkai dalam shot-shot kamera yang cantik hasil tataan Joseph Fofid ('Dealova', 'Rindu Kami Padamu'). Tangkapan kameranya memberi rasa tersendiri, dan dengan asyik mampu menerjemahkan makna-makna tersirat dari naskah cerita yang diilhami oleh kisah nyata ini. Bahkan bingkai gambarnya terkadang begitu puitis, menyatu dengan rangkaian narasi yang banyak diucapkan oleh Andreas di sepanjang durasi film.
Hanung Bramantyo - Soekarno: Indonesia Merdeka
|
|
Dia menuturkan babak hidup Soekarno dari sudut pandang yang menurut timnya paling penting untuk diceritakan, meskipun ada beberapa yang digali kurang dalam. Namun hal tersebut bisa dimengerti karena sebuah film komersil tetaplah memiliki batas durasi yang ideal.
Tetapi, layaknya sebuah film biografi tokoh besar selalu ada perdebatan. Hanung juga berharap filmnya muncul diskusi, bukan malah kontroversi yang berkepanjangan.
Sunil Soraya - Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
|
|
Teddy Soeriaatmadja - Something In the Way
|
|
Sutradara Teddy Soeriaatmadja mengangkat dilema moral dalam karakter Ahmad yang tentu saja dirasakan banyak orang. Film ini mendapatkan kesempatan untuk diputar di Berlin Internasional Film Festival 2013 dalam program Panorama. 'Something In the Way' juga diputar Jogja Netpac Asia Film Festival.
Sunil Soraya - Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
|
|
Halaman 2 dari 11











































