Spotlight

Self Potrait ala Agus Suwage

Tia Agnes Astuti - detikHot
Selasa, 07 Jun 2022 14:05 WIB
Agus Suwage
Museum MACAN mempersembahkan pameran tunggal Agus Suwage yang bertajuk Theater of Me. Foto: Courtesy of Museum MACAN
Jakarta -

Nama Agus Suwage dikenal sebagai salah satu perupa kontemporer yang karya-karyanya masih eksis sampai sekarang. Pria kelahiran Purworejo, 14 April 1959, ini telah berkarya lebih dari lima dekade.

Museum MACAN mempersembahkan pameran retrospektif 30 tahun yang berjudul Theater of Me. Lebih dari 80 karya seni dipamerkan, mulai dari karya yang muncul di awal dekade 1990-an sampai yang terbaru 2019.

Agus Suwage yang dahulunya bernama Oei Hoek Sioe belajar seni lukis secara otodidak saat mengenyam pendidikan desain grafis di Institut Teknologi Bandung. Usai kuliah, ia sempat menjadi desainer grafis di Jakarta namun profesi sebagai seniman lebih memanggilnya.

Dia pun berkecimpung menjadi seniman dan banyak membuat karya seni dari berbagai medium, misalnya lukisan, ilustrasi, karya seni instalasi sampai patung. Sebagian besar karya yang paling dikenal publik adalah seri Self Potrait.

Jauh sebelum hingar bingar selfie merajalela, Agus Suwage sudah lebih dahulu mempopulerkannya. Tak disangka, selfie dalam berbagai karyanya disukai oleh kolektor-kolektor.

"Wajah dan tubuh saya hanya sebagai alat saja. Self potrait saya bukan hanya ekspresi atau sekadar memotret wajah," tutur Agus Suwage ketika diwawancarai detikcom di Museum MACAN, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini.

Museum MACAN Persembahkan Pameran Tunggal Agus SuwageMuseum MACAN Persembahkan Pameran Tunggal Agus Suwage Foto: Courtesy of Museum MACAN

Menurut Agus Suwage, self potrait dirinya bisa berperan sebagai apa saja. Salah satu seri karya seni instalasi Self Potraitnya bermula dari sindiran untuk politisi.

"Waktu musim politisi jadi capres, politisi itu kan bermuka banyak. Saya memperagakan mereka tapi nggak secara langsung. Saya umpamakan bisa berubah-ubah, mengandaikan wajah saya diganti jadi teko, gas, binatang, dan lain-lain," katanya.

Selfie pun digambarkan Agus Suwage untuk mengkritisi berbagai suasana sosial yang ada di sekitarnya. Bukan hanya rekaman wajah saja, tapi ada banyak idiom yang digunakannya.

"Saya sudah melukis self potrait diri saya sejak tahun 1995 dan berkembang dengan seri lainnya. Artinya, saya memperagakan atau mengkritisi apa saja, tapi memakai wajah saya," pungkasnya.

Selama lebih dari 25 tahun, dia telah menciptakan berbagai karya potret diri untuk memposisikan diri sebagai subyek tentang konteks sosial yang ada di sekelilingnya. Self potrait karyanya adalah upaya untuk mengkritik diri sebelum orang lain.

Pameran tunggal Agus Suwage Theater of Me resmi dibuka pada 4 Juni dan bisa diintip karya-karyanya hingga 15 Oktober 2022. Baca berita berikutnya.



Simak Video "Keren! 3 Seniman Video Mapping Indonesia Lolos Tokyo Light Festival"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)