Spotlight

Usai Luruh, Sadari Ada Momen Tumbuh

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 09 Nov 2021 17:30 WIB
Buku Semesta Luruh Semesta Tumbuh Karya Dedy Kurniawan
Penulis buku Semesta Luruh Semesta Tumbuh yang ditulis oleh Dedy Kurniawan Foto: Courtesy of Jendela Jiwa Publication
Jakarta -

Dedy Kurniawan, penulis buku Semesta Luruh Semesta Tumbuh punya pesan tersendiri bagi buku yang baru saja diterbitkan bulan ini. Buku yang dirilis oleh Jendela Jiwa Publication (Mizan Publishing) itu mengajak pembaca untuk bangkit dan kembali bertumbuh.

Dalam sebuah wawancara kepada detikcom, Dedy mengatakan hal tersebut.

"Lebih ke sadar, mau ajak sadar kalau saat ini kamu dalam keadaan luruh, Tuhan itu sebagai pengatur semesta nggak jahat kok. Insyaallah kok ada proses yang membuat kamu tumbuh kok," ungkapnya.

Dia pun menambahkan, "Kamu nggak sendiri, yang punya masalah bukan kamu sendiri kok. Yang bermasalah bukan kamu satu-satunya."

Buku Semesta Luruh Semesta Tumbuh Karya Dedy KurniawanBuku Semesta Luruh Semesta Tumbuh Karya Dedy Kurniawan Foto: Courtesy of Jendela Jiwa Publication

Semesta Luruh Semesta Tumbuh pun tak sekadar menjadi sebuah buku saja. Tapi juga gerakan yang mengajak pembaca agar peka dengan berbagai peristiwa dan perasaan yang ada di dalam diri sendiri.

Dalam buku Semesta Luruh Semesta Tumbuh berisi kutipan-kutipan atau toxic positivity dalam berbagai bentuknya. Buku interaktif ini berisi aktivitas dan lembaran-lembaran untuk kamu isi dengan kisah luruh dan tumbuhmu sendiri.

Buku ini melebihi hal itu semua. Judul 'Semesta Luruh' mengambil dari frasa sekelilingmu yang tampak luruh atau hancur, dan disandingkan dengan 'Semesta Tumbuh' yang bakal membuatmu lebih baik lagi.

"Buku ini juga hadir untuk menemani dan mengingatkan kamu, bahwa untuk mencapai mimpi yang besar, kita harus terlebih dahulu menyiapkan mimpi-mimpi kecil yang lebih realistis untuk diraih," katanya.

Dia pun ingin melalui Semesta Luruh Semesta Tumbuh menjadi buku yang berbbagi kegagalan dan mencoba untuk bertahan.

"Bukan melewati, ya karena proses gagal dan tumbuh itu berulang. Pilihannya sadar atau nggak yah. Kalau efeknya nggak sadar menyalahkan Tuhan, itu paling basic," tandasnya.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "3.000 Buku Nikah di Kemenag Jambi Raib, Polisi Turun Tangan"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)