Spotlight

Marak Mural Dihapus, Komunitas Grafiti 'Tuhan Aku Lapar': Kami Tak Akan Berhenti

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 24 Agu 2021 15:47 WIB
HSC Forum, Pembuat Mural Tuhan Aku Lapar
HSC Forum, komunitas pegiat grafiti yang membuat mural 'Tuhan Aku Lapar' Foto: HSC Forum/ Pribadi
Jakarta -

Fenomena mural-mural di kota-kota besar Indonesia yang dihapus aparat menjadi peristiwa yang tak mengenakkan bagi para seniman. Komunitas pegiat grafiti asal Tangerang, Halfway Street Connection atau HSC Forum, pun menanggapi hal tersebut.

"Kami dari HSC Forum melihat ini adalah sebuah tindakan spontan dari apa yang sudah aparat lakukan," tutur anggota HSC Forum, Ohaiyoh, ketika mengobrol dengan detikcom, belum lama ini.

Gerakan masif tersebut, lanjut Ohaiyoh, tidak ada yang mengajak dan mengorganisir. Semua aktivitas itu dilakukan secara spontan.

"Ini adalah tindakan dari para seniman, bagaimana kami para seniman itu seharusnya bebas mengekspresikan keadaan dalam berkesenian, bukan malah dibungkam," tutur Ohaiyoh.

"Karena bagi kami, kami merasa dibatasi dengan tindakan aparat seperti ini dengan menghapus setiap mural-mural yang ada," tambahnya lagi.

Mural penuh muatan kritikan sosial, politik, dan kondisi sekitar yang ada di masyarakat, menurut Ohaiyoh, tetap bakal ada.

"Karena dari zaman dahulu pun sudah ada, jadi nggak akan mereda. Mungkin akan terlihat biasa aja ketika media tidak membesar-besarkannya," sambungnya lagi.

Grafiti 'Tuhan Aku Lapar' di Tigaraksa, Tangerang, sebelum dihapus petugasGrafiti 'Tuhan Aku Lapar' di Tigaraksa, Tangerang, sebelum dihapus petugas Foto: Grafiti 'Tuhan Aku Lapar' di Tigaraksa, Tangerang, sebelum dihapus petugas (Dok.istimewa/Instagram)

Untuk tindakan represif penghapusan mural, bagi pegiat grafiti di HSC Forum adalah hal yang biasa.

Setiap saat ketika mereka berkarya di dinding-dingding jalanan, Satpol PP maupun 'tim oren' juga sering menghapus karya yang ada di jalanan Ibu Kota.

"Bedanya ini dilakukan Satpol PP dan aparat kepolisian aja," lanjut Ohaiyoh.

Halfway Street Connection atau disingkat HSC Forum merupakan komunitas yang menjadi wadah untuk teman-teman seniman yang menggeluti dunia seni khususnya street art sejak tahun 2017.

Setelah penghapusan mural 'Tuhan Aku Lapar', HSC Forum tetap akan berkarya di berbagai lokasi yang ada.

"Kami nggak akan berhenti, kami sebagai seniman tetap akan berkarya dengan cara kami mengikuti dan menanggapi keadaan lingkungan yang ada," pungkasnya.

Simak artikel berikutnya!



Simak Video "Lomba Mural Gejayan Memanggil, Dicari yang Paling Cepat Dihapus Aparat!"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)