Spotlight

The Falcon and the Winter Soldier Ubah Gaya Marvel Berkaca dari Pandemi

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Minggu, 28 Feb 2021 18:37 WIB
The Falcon and the Winter Soldier
Foto: dok. Marvel Studios/ The Falcon and the Winter Soldier
Jakarta -

The Falcon and the Winter Soldier akan tayang di Disney+ Hotstar mulai 19 Maret 2021. Serial itu akan memotret kisah perjalanan dan petualangan yang dilalui oleh Sam Wilson alias The Falcon (Anthony Mackie) dan Bucky Barnes alias The Winter Soldier (Sebastian Stan) setelah keduanya dipersatukan dalam momen terakhir di Avengers: Endgame (2019).

Menurut penulis naskah dan eksekutif produser, Malcolm Spellman, serial itu merupakan ide Kevin Feige yang melihat perkembangan dunia saat ini di mana cara menonton telah berubah.

"Tidak akan adil rasanya apabila kisah pahlawan super Marvel hanya dapat disaksikan di bioskop," kata Malcolm Spellman dalam wawancara virtual dengan detikcom, baru-baru ini.

Sutradara dari The Falcon and the Winter Soldier, Kari Skogland, mengatakan salah satu tantangan terbesar dalam pembuatan serial tersebut adalah bagaimana membuat karakter yang ada dalam kisahnya terasa relevan dan dekat dengan para penonton.

Kepergian Tony Stark hingga pensiunnya Captain America membuat Avengers tiada lagi. The Falcon and the Winter Soldier membuka lembaran baru namun ada hal-hal lama yang juga diberi ruang untuk disisipkan ke dalam cerita.

"Tantangannya ada pada cerita secara keseluruhan. Jadi tidak ada satu tantangan yang paling sulit, melainkan secara keseluruhan. Tidak hanya bagaimana kelanjutan kisah S.H.I.E.L.D (agen keamanan dipimpin Nick Fury), tapi juga tentang apa yang terjadi pada dunia. Aku juga berpikir bagaimana caranya membuat kisah ini relevan pada kondisi dunia saat ini," tutur Kari.

"Salah satu kelebihan Marvel saat ini yang membuat banyak penggemarnya merasa dekat adalah bagaimana ceritanya terasa begitu relevan. Maka kita harus membuat ini terasa dekat dengan apa yang terjadi di dunia saat ini dan bagaimana kejadian itu mengubah hidup kita," sambung kari.

Kari Skogland menambahkan dia dan pembuat serial lainnya mencoba menyiasati itu dengan unsur drama dan komedi yang ada dalam The Falcon and the Winter Soldier.

"Kami mencoba membuatnya relevan dengan drama dan komedinya, kedua hal itu akan membuatnya (serial The Falcon and the Winter Soldier) menghangatkan jiwa," ujar Kari.



Simak Video "The Falcon and the Winter Soldier Akan Hadirkan Black Captain America?"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/doc)