Spotlight

Manga Invasi Dunia, Apa Penyebabnya?

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 03 Nov 2020 15:01 WIB
Manga One Piece 987
Manga One Piece Foto: Istimewa
Jakarta -

Karakter kawaii, anime, costume player atau cosplay tercipta berkat industri hiburan Jepang. Manga menjadi pusat dari segala budaya populer Jepang yang kini sukses menginvansi dunia.

Dunia manga dan anime Jepang menawarkan eksposur pertama ke masyarakat non-Jepang di seluruh dunia. Apa sih penyebab manga bisa terpopuler dan disukai publik umum?

Seorang profesor studi Prancis dan Francophone di Swarthmore College di AS, Alexandra Gueydan-Turek, melihat manga sebagai cara bagi negara-negara pascakolonial untuk bergulat dengan identitas budaya mereka sendiri.

"Daya tarik manga bukan tentang daya tarik terhadap budaya Jepang, tapi lebih karena manga sebagai produk budaya populer global yang dapat beradaptasi," ucapnya, dilansir dari BBC, Selasa (3/11/2020).

Kota Tokyo di Jepang menjadi taman bermain bagi para penggemar manga dan anime. Ada banyak otaku (geek) yang berziarah ke berbagai situs-situs kota tempat serial anime dan manga favorit mereka terinspirasi.

Pada September lalu, National Art Center Jepang menggelar pameran seni Manga City Tokyo. Pameran yang menawarkan perspektif yang lebih luas dari perkembangan manga ke dunia saat inni.

Karakter perempuan pahlawan dari Sailor Mon membentuk genre tersendiri yang disebut sebagai maho shojou (bagi pembaca perempuan). Sementara karakter laki-laki yang menjadi daya tarik tersendiri dari manga disebut sebagai shonen (pembaca laki-laki).

Manga sebenarnya punya sejarah panjang. Dilansir dari Timeout, asal mula manga dapat ditelusuri kembali ke periode Edo (1600-1868) saat buku-buku berisi seni ukiyo-e yang menjadi sangat populer.

Di zaman modern, ada karya yang meniru gaya manga paling awal lewat cerita seperti Miss Hokusai yang menceritakan putri Katsushika Hokusai. Ada juga seri Takemitsu Zamurai yang ditulis oleh Issei Eifuku dan diilustrasikan Taiyo Matsumoto yang mengikuti kisah tentang samurai tak bertuan.

Manga ini mirip dengan gaya buku bergambar yang terbit di zaman Edo. Tak hanya soal visual-visual gambarnya tapi juga humornya.

Di dekade 1990-an, manga mulai populer di Indonesia dan menginvasi Tanah Air. Salah satu yang paling terkenal adalah One Piece dan manga Boruto, yang juga sukses diadaptasi ke berbagai bentuk.

Simak artikel berikutnya.

(tia/dar)