Spotlight

Baek Se Hee Cerita Ingin Akhiri Hidup tapi Juga Mau Makan Tteokpokki

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 06 Okt 2020 15:48 WIB
Penulis Korea Baek Se Hee yang menulis buku I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki
Baek Se Hee, penulis I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki Foto: Penerbit Haru/ Istimewa
Jakarta -

Ketika menjalani terapi saat melawan distimia atau depresi berkepanjangan, Baek Se Hee punya momen pilu. Saat keadaan mulai parah dan seakan ingin mengakhiri hidup, penulis asal Seoul itu tiba-tiba saja terpikir ingin makan makanan kesukaannya yakni tteokpokki.

Hal tersebut terungkap ketika Baek Se Hee berjumpa dengan pembaca dari Tanah Air secara virtual di Festival Buku Asia yang digelar Penerbit Haru dan Patjarmerah.

"Latar belakang judul buku saya sebenarnya sedikit dark (gelap). Ketika penyakit distimia ini ada di saat yang sangat parah, bahkan saya terpikir ingin mengakhiri hidup. Ketika terpikir keputusan ini saya terasa lapar, dan ingin makan tteokpokki," tutur Baek Se Hee.

Penulis yang berjuang melawan distimia selama 10 tahun itu menuturkan meski judul bukunya terbilang unik, hal itu yang terpikir di benaknya.

Penulis Korea Baek Se Hee yang menulis buku I Want to Die But I Want to Eat TteokpokkiPenulis Korea Baek Se Hee yang menulis buku I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki Foto: Penerbit Haru/ Istimewa

"Meski pun rasanya mau mati nih, tapi tetap mau makan tteokpokki," sambung penulis asal Seoul tersebut.

Saat buku I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki rilis di Korea Selatan, Baek Se Hee menerima banyak komentar dan stigma negatif.

"Yang membuat saya paling khawatir adalah pandangan negatif terhadap orang-orang yang depresi itu sangat kuat. Respons pembaca juga ada di dua kubu, yang mendukung dan yang memberikan respons negatif karena tidak bisa relate dengan buku ini," tutur Baek Se Hee.

"Ada yang bilang buku ini nggak perlu lah sampai diterbitkan, ada yang bilang nggak ngerti juga kenapa buku ini bestseller," lanjutnya.

Salah satu komentar paling negatif adalah ada yang mengatakan buku I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki hanya menjual rasa depresi saja. Padahal maksud Baek Se Hee adalah berbagi pengalaman saat konsultasi dengan psikiater tapi sudut pandang dari pasien.

Selama ini, lanjut dia, di toko buku hanya ada buku kesehatan mental dari para ahli.

"Saya yang pertama menuliskan buku seperti ini dari sudut pandang pasien di Korea," tukasnya.

Simak artikel berikutnya ya!

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Musisi 'Ampun Bang Jago' Bakal Kolaborasi dengan Eka Gustiwana"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)